Mengenal Definisi dan Contoh Mulok dalam Pendidikan di Indonesia

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Apa itu mulok? Mulok merupakan salah satu akronim yang ada dalam pendidikan di Indonesia. Kepanjangan dari mulok adalah muatan lokal.
Sebagaimana kata penyusunnya, muatan lokal memiliki makna sebagai memuat unsur kelokalan. Muatan kelokalan ini dapat berupa keunggulan atau kearifan daerah setempat.
Definisi Mulok dalam Dunia Pendidikan
Mulok adalah singkatan dari muatan lokal. Singkatan ini merupakan istilah yang umum bagi dunia pendidikan di Indonesia. Pasalnya, hampir di setiap sekolah ada mata pelajaran mulok.
Mengutip dari buku berjudul Modul Pembelajaran Manajemen Pengembangan Kurikulum karya Khuluqo dan Istaryatiningtias (2022: 261), muatan lokal adalah muatan sebuah mata pelajaran untuk mengembangkan potensi daerah sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu pendidikan madrasah atau sekolah.
Berdasarkan penjelasan di atas, dapat dipahami bahwa mulok atau muatan lokal merupakan mata pelajaran yang memuat unsur kelokalan. Selain itu, dapat dipahami pula bahwa tujuan dari muatan lokal itu sendiri adalah mengembangkan potensi daerah sebagai upaya meningkatkan mutu pendidikan.
Pada Kurikulum Merdeka, muatan lokal ini dapat diimplementasikan melalui tiga cara. Mengutip dari laman Kemdikbud.go.id (2022), inilah tiga pilihan cara untuk menambahkan muatan lokal:
Mengembangkan muatan lokal menjadi mata pelajaran sendiri;
Mengintegrasikan muatan lokal ke dalam seluruh mata pelajaran; dan
Melalui projek penguatan profil pelajar Pancasila.
Uraian cara mengimplementasikan di atas telah menjelaskan bahwa muatan lokal dapat berupa mata pelajaran tersendiri. Apa saja contoh mata pelajaran itu?
Contoh Mulok dalam Pendidikan di Indonesia
Berikut adalah beberapa contoh mata pelajaran yang merupakan hasil pengembangan muatan lokal.
Bahasa daerah, contohnya Bahasa Sunda, Bahasa Jawa, Bahasa Bali, dan sebagainya.
Seni Budaya, contohnya karawitan, seni tari, dan sejenisnya.
Prakarya, contohnya seni lukis dan sebagainya.
Ketika siswa mendapatkan mata pelajaran yang memiliki muatan lokal, siswa akan turut mempelajari budaya, keunggulan, serta kearifan yang ada di tempat tinggalnya. Namun, keberhasilan siswa dalam mempelajari mulok juga sangat membutuhkan peran aktif dari orang tua.
Pasalnya, orang tua merupakan sistem pendukung pertama yang diperlukan oleh siswa. Terlebih lagi, siswa yang baru memasuki usia sekolah dan beradaptasi dengan lingkungan sekolahnya.
Baca juga: 5 Makanan yang Baik untuk Dukung Proses Belajar Anak
Sekian uraian tentang definisi serta contoh mulok dalam pendidikan di Indonesia kali ini. Semoga memiliki manfaat untuk menjawab keingintahuan tentang mulok. (AA)
