Mengenal Demonstrasi Kontekstual Modul 3.3 dan Contoh Tugasnya

Penulis kumparan
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Guru Penggerak menjadi salah satu program Kemdikbud yang ditujukan kepada para tenaga pengajar. Di dalamnya terdapat banyak materi dan modul yang harus dipelajari. Salah satunya adalah Demonstrasi Kontekstual Modul 3.3.
Oleh karena itu, sangat penting bagi para tenaga pengajar untuk memahami modul tersebut dengan baik. Pasalnya, nanti akan ada tugas yang harus dilakukan oleh tenaga pengajar.
Demonstrasi Kontekstual 3.3 dan Tugasnya
Mengutip dari laman sekolah.penggerak.kemdikbud.go.id, Pendidikan Guru Penggerak adalah program pendidikan kepemimpinan bagi guru untuk menjadi pemimpin pembelajaran. Program ini dilakukan selama enam bulan bagi calon Guru Penggerak.
Adapun salah satu pelatihan yang harus dipelajari adalah terkait Demonstrasi Kontekstual Modul 3.3. Pada dasarnya, demonstrasi kontekstual adalah salah satu tugas pada Platform Merdeka Mengajar (PMM) yang harus dikerjakan Calon Guru Penggerak (CGP) peserta Program Pendidikan Guru Penggerak (PPGP).
Dalam praktiknya, modul ini akan berdampak pada murid sebagai poin sentral dalam menghubungkan teori dengan implementasi praktis. Adapun untuk tujuan pembelajaran khususnya adalah CGP bisa mengembangkan ide kolaboratif menjadi prakarsa melalui perubahan dengan perencanaan program atau kegiatan menggunakan model manajemen perubahan BAGJA.
Pada pemahaman modul ini, CGP akan memiliki sejumlah contoh tugas berdasarkan pada pertanyaan pemantik. Berikut adalah beberapa di antaranya.
1. Bagaimana kerangka BAGJA mendukung perencaan program atau kegiatan di berbagai aspek kurikuler dan ekstrakurikuler?
Jawaban:
Kerangka BAGJA memberikan panduan komprehensif untuk perencanaan program atau kegiatan di lingkungan sekolah, termasuk intrakurikuler, ko-kurikuler, atau ekstrakurikuler.
2. Apa pertimbangan kunci dalam menyusun perencanaan program atau kegiatan intrakurikuler, ko-kurikuler, atau ekstrakurikuler?
Jawaban:
Langkah-langkah dan pertanyaan dalam manajemen perubahan BAGJA memastikan pertimbangan menyeluruh, mulai dari definisi ekstrakurikuler yang sesuai, pengembangan kompetensi, hingga pemanfaatan aset dan kekuatan, serta karakteristik lingkungan yang mendukung kepemimpinan murid.
3. Siapa yang perlu terlibat dalam menyusun perencaan program atau kegiatan, termasuk pemangku kepentingan di dalam dan di luar sekolah?
Jawaban:
Keterlibatan murid, guru, kepala sekolah, dan anggota komunitas sekolah adalah kunci dalam menyusun perencanaan. Dukungan, dialog, dan kolaborasi mendorong keberhasilan implementasi program atau kegiatan.
Baca Juga: Rangkuman Modul 3.3 Guru Penggerak dan Sumber Belajar Lainnya
Demikian penjelasan singkat tentang Demonstrasi Kontekstual Modul 3.3 sebagai bagian dari Program Guru Penggerak. (Anne)
