Konten dari Pengguna

Mengenal Fungsi Protein dalam Tubuh Manusia

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Fungsi Protein dalam Tubuh Manusia. (Foto: congerdesign by https://pixabay.com/id/)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Fungsi Protein dalam Tubuh Manusia. (Foto: congerdesign by https://pixabay.com/id/)

Komponen makhluk hidup terdiri atas bermacam-macam molekul. Salah satu molekul yang paling berperan penting dalam tubuh adalah protein. Protein merupakan makromolekul yang mempunyai berat molekul yang sangat tinggi. Makromolekul mempunyai peran khusus dan sangat penting bagi jasad hidup. Protein memiliki banyak sekali manfaat bagi tubuh manusia. Selain merupakan penyusun enzim protein juga berfungsi dalam katalisator reaksi-reaksi biokimia dalam sel, pengangkut molekul, sistem pergerakan, kekebalan tubuh, feromon, pengatur ekspresi genetik, penerus impuls saraf, serta komponen pendukung kekuatan-regang. Nah, artikel kali ini akan membahas lebih lanjut mengenai manfaat protein.

Mengenal Manfaat Protein bagi Tubuh

Ilustrasi Fungsi Protein dalam Tubuh Manusia. (Foto: TheAngryTeddy by https://pixabay.com/id/)

Protein tersusun atas satuan yang berupa asam amino. Ketersediaan jumlah asam amino pada jasad hidup adalah 20 macam dengan struktur dasar yang cukup sulit. Selain itu, asam amino terdiri atas satu gugus amino, gugus karboksil, satu atom hidrogen, dan satu rantai penting yang terikat pada atom karbon. Selain merupakan penyusun enzim protein juga berfungsi dalam katalisator reaksi-reaksi biokimia dalam sel, pengangkut molekul, sistem pergerakan, kekebalan tubuh. Berikut adalah contoh manfaat protein yang dikutip dari buku Biologi Molekular yang ditulis oleh Triwibowo Yuwono (23):

  • katalisator reaksi biokimia dalam sel, reaksi yang dikatalis oleh enzim akan berjalan jauh lebih cepat daripada reaksi tanpa enzim.

  • Pengangkut molekul-molekul kecil dan ion, mekanisme difusi berbantuan atau transpor aktif.

  • Peran penting dalam sistem gerakan yang terkoordinasi, hal tersebut dapat dilihat dalam kontraksi otot, pergerakan kromosom menuju kutub-kutub sel selama mitosis, maupun pergerakan flagela bakteri.

  • Komponen sistem kekebalan tubuh, yang mana menghasilkan antibodi protein dengan fungsi yang sangat spesifik.

  • Feromon, bau yang dihasilkan dalam proses perkawinan dua individu.

  • Pengatur ekspresi genetik, yaitu menentukan semua aktivitas biologis makhluk hidup dan menentukan proses diferensiasi.

  • Penerus impuls saraf, misalnya protein reseptor (rhodopsin).

  • Komponen pendukung kekuatan-regang (tensile strength) pada kulit dan tulang.

Selain merupakan penyusun enzim protein juga berfungsi dalam katalisator reaksi-reaksi biokimia dalam sel, pengangkut molekul, sistem pergerakan, kekebalan tubuh. Semoga bermanfaat! (CHL)