Konten dari Pengguna

Mengenal Istilah untuk Menyebut Penulis Resensi dan Susunan Isinya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Istilah untuk Menyebut Penulis Resensi. Foto: dok. Unseen Studio (Unsplash)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Istilah untuk Menyebut Penulis Resensi. Foto: dok. Unseen Studio (Unsplash)

Istilah untuk menyebut penulis resensi adalah resensator. Selain sebutan ini, ada sebutan lainnya yang juga umum disematkan pada penulis resensi. Seorang penulis resensi perlu menyusun resensi sesuai dengan struktur susunan isinya.

Pembahasan tentang sebutan untuk penulis yang menyusun resensi dan juga struktur isi dalam resensi dapat membantu Anda mengenali seperti apa isi resensi yang dapat Anda temukan dalam karya seni.

Mengenal Istilah untuk Menyebut Penulis Resensi dan Struktur Isinya

Ilustrasi Istilah untuk Menyebut Penulis Resensi. Foto: dok. Aaron Burden (Unsplash)

Ketika akan membaca suatu buku, tak jarang kita mencari ulasan tentang isi buku yang akan dibaca. Dengan membaca ulasan, kita dapat meyakinkan diri untuk membaca suatu buku atau tidak. Pembahasan lengkap mengenai definisi resensi dijelaskan dalam buku berjudul Kiat Mudah Menulis Resensi yang disusun oleh Elisa Permata Sari, Nazaruddin Lubis, Ahmad Kamal (2020: 13).

Dikutip dari dalam buku tersebut bahwa resensi adalah suatu penilaian terhadap sebuah karya. Karya yang ulas sangat beragam, dapat berupa buku dan karya seni film dan drama. Resensi umumnya terdiri dari kelebihan, kekurangan dan informasi yang diperoleh dari buku dan disampaikan kepada masyarakat. Resensi memiliki beberapa fungsi khusus, antara lain:

  • Fungsi akademik, yaitu interaksi antara penulis buku, penerjemah, editor, dan presensi dalam membentuk wacana keilmuan serta berbagai pengalaman dan sudut pandang tentang topik tertentu yang dijadikan fokus resensi.

  • Fungsi informatif, yaitu menginformasikan keberadaan buku atau film tertentu sehingga pembaca merasa tertarik untuk mengetahuinya lebih lanjut.

  • Fungsi komersial, yaitu mempromosikan produk baru untuk kepentingan komersial atau keuntungan materi

Fungsi resensi tersebut selaras dengan tujuan dibuatnya resensi. Pembahasan mengenai tujuan penyusunan resensi dijelaskan dalam buku berjudul Membuat Resensi yang disusun oleh Drs. Haryanto (2020: 11).

Tertulis dalam buku tersebut bahwa tujuan penyusunan resensi adalah menyampaikan kepada para pembaca apakah sebuah buku atau itu patut mendapat sambutan dari masyarakat atau tidak.

Adanya resensi dapat membantu para pembaca dalam menentukan perlu tidaknya membaca sebuah buku tertentu atau perlu tidaknya menikmati suatu hasil seni.

Suatu resensi memiliki struktur khusus yang perlu diperhatikan oleh penulisnya. Di awal resensi terdapat judul resensi. Selanjutnya diikuti dengan data identitas buku yang berisi judul buku, nama pengarang, nama penerbit, tahun terbit, tebal halaman, hingga ukuran buku. Setelah itu terdapat paragraf berisi ulasan tentang buku.

Seorang penulis resensi biasanya disebut dengan istilah khusus. Istilah untuk menyebut penulis resensi adalah peresensi atau resensator.

Baca juga: Memahami Harapan Penulis Teks Persuasi bagi Para Pembacanya

Pemaparan tentang istilah untuk menyebut penulis resensi beserta fungsi dan juga isi strukturnya dapat Anda ketahui untuk memperluas wawasan Anda tentang dunia tulis menulis. (DAP)