Konten dari Pengguna

Mengenal Istilah WFH yang Populer di Masa Pandemi

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

https://pixabay.com/id/users/as_appendorf-8225676/ - wfh adalah
zoom-in-whitePerbesar
https://pixabay.com/id/users/as_appendorf-8225676/ - wfh adalah

Di masa pandemi Covid-19, berbagai larangan dan pembatasan menyebabkan kegiatan sekolah dan bekerja diberikan opsi untuk dilakukan dari rumah, Anda mungkin mengenalnya dengan istilah SFH, yang merupakan singkatan dari School From Home dan WFH adalah kepanjangan dari Work From Home.

Baca Juga: Cara Kerja, Fitur, dan Fungsi Google Meet untuk Sekolah Online

WFH adalah Singkatan dari Work From Home

Istilah WFH adalah singkatan dari Work From Home. Secara harfiah, work from home memiliki arti bekerja dari rumah atau bekerja di rumah. Memang seperti itulah pengaplikasiannya. WFH adalah konsep bekerja para karyawan yangt melakukan pekerjaan mereka hanya dari rumah.

Ide WFH muncul di saat situasi pandemi Covid-19 mulai dari tahun 2020 lalu, yang masih berlaku hingga saat ini. Demi mencegah terjadinya penularan yang tidak diinginkan, banyak perusahaan atau kantor yang memilih untuk mengambil kebijakan ini tanpa mengurangi tingkat produktivitas karyawan mereka.

Singkatnya, mereka tetap bisa bekerja seperti biasa namun juga tetap bisa saling melindungi diri dari adanya kontak fisik yang bisa mengakibatkan terjadinya penularan Covid-19.

https://pixabay.com/id/users/rahmatdamanik12345-15167128/

Mengutip dari buku Bekerja di Masa Pandemi: Kumpulan Esai Bulan Menulis Kupasi 2020, Abitani Taim, Agus Subrata, Ana Mustamin, Antony Japari, Dadi Adriana, Penerbit IPB Press, WFH adalah konsep yang bisa memberikan jam kerja yang lebih fleksibel kepada karyawan.

Adanya WFH tentu menimbulkan berbagai kelebihan dan juga kekurangan, yaitu:

Kelebihan WFH

  • Ada lebih banyak pelamar pekerjaan dengan kondisi tertentu, seperti yang terkendala lokasi atau penyandang cacat.

  • Adanya keseimbangan kehidupan kerja

  • Suasana kerja di rumah dianggap jauh lebih tenang atau bersahabat

  • Terjadi penghematan dengan biaya infrastruktur kantor, seperti ruangan, tagihan listrik, dll.

  • Karyawan merasa termotivasi karena mendapatkan keseimbangan kehidupan bekerja yang baik, dan meningkatkan produktivitas mereka.

Kekurangan WFH

  • Menimbulkan risiko terjadinya masalah besar dalam memantau pekerjaan karyawan

  • Munculnya biaya infrastruktur teknologi yang diperlukan untuk menerapkan konsep tersebut.

  • Risiko masalah keamanan data pekerjaan yang ditransfer dan tidak dapat dimonitor dengan mudah.

  • Tidak semua pekerjaan tidak cocok untuk konsep bekerja dari rumah.

  • Masalah komunikasi antar karyawan yang tidak selalu mudah menjadikan pekerjaan terhambat.

Pada dasarnya, WFH adalah sebuah solusi yang bisa dijadikan sebagai opsi untuk melakukan pekerjaan. Suka atau tidaknya, semuanya kembali lagi ke pribadi masing-masing. (DNR)