Mengenal Jenis Batuan Beku, Batu yang Usianya Sudah Tua

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Jenis batuan yang usianya sudah tua disebut dengan batu beku. Kenapa batu itu disebut batuan beku? Bukankah batuan adalah benda padat? Apakah batuan terbentuk dari zat cair seperti es batu yang terbentuk dari air?
Saat pertama kali mengetahui istilah batuan beku, pertanyaan-pertanyaan di atas mungkin ada dalam benak kita. Pasalnya, dalam bahasa Indonesia, kita biasa menggunakan istilah ‘beku’ untuk merujuk pada benda-benda cair atau cairan yang mengalami pendinginan dan berubah menjadi benda padat (membeku).
Kemudian, kata ‘batu’ cenderung merujuk pada benda padat yang merupakan bentukan alam dan kita tentu tidak pernah melihat proses terbentuknya waktu selama menjalani aktivitas sehari-hari. Hal inilah yang membuat bingung saat mengetahui istilah batuan beku.
Faktanya, batuan beku memang terbentuk dari zat cair. Ingin tahu informasi lengkapnya? Baca uraian selengkapnya di bawah ini.
Batuan Beku, Jenis Batu yang Usianya Sudah Tua
Serupa dengan es batu, batuan beku juga berasal dari zat cair. Wijaya, dkk. (2008: 102) dalam bukunya yang berjudul IPA Terpadu IX B untuk Sekolah Menengah Pertama dan MTs Kelas IX menjelaskan bahwa,
Batuan beku adalah batuan yang terjadi akibat magma atau bahan cair pijar dari dalam bumi yang membeku karena proses pendinginan.
Berdasarkan penjelasan Wijaya, dkk., kita telah mengetahui bahwa batuan beku merupakan batu-batuan yang terbentuk dari magma (bahan cair pijar) bumi yang mengalami pendinginan hingga menjadi beku. Tentunya, proses pembentukan batuan beku tersebut membutuhkan waktu yang panjang bahkan hingga jutaan tahun.
Sekarang, sudah jelas alasan dari munculnya istilah jenis batuan yang usianya sudah tua (batuan beku) sebab proses pembentukannya memerlukan waktu yang panjang (tua). Walaupun secara umum batuan beku adalah batuan yang terbentuk dari magma, jenis batuan beku tetap beragam.
Keragaman jenis batuan beku ini dikelompokkan sesuai dengan proses pembentukannya. Dikutip dari buku yang berjudul Buku Pintar Pelajaran SMA/MA IPS 6 in 1 karya Tim Guru Indonesia (2010: 269), diketahui bahwa jenis batuan beku antara lain:
Batuan beku dalam (plutonik/abisik). Pembekuan magma yang terjadi di dalam kulit. Contohnya, batu granit, diorit, dan gabro.
Batuan beku kerok. Pembekuan magma yang terjadi di celah-celah kerak bumi sebelum magma sampai ke permukaan bumi. Contohnya, granit dan diorit.
Batuan beku luar (lelehan). Pembekuan magma setelah sampai di permukaan bumi. Contohnya, riolit, obsidian, andesit, batu apung, dan basalt.
Baca juga: Fenomena Aneh Batu Hidup di Rumania: Tumbuh, Bergerak, hingga Bertelur
Sekian uraian informatif tentang jenis batuan yang usianya sudah tua alias batuan beku. Sampai jumpa dengan uraian informatif lainnya, ya! (AA)
