Konten dari Pengguna

Mengenal Jenis-Jenis Karya Sastra yang Tergolong Karangan Fiksi

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi tuliskan jenis-jenis karya sastra yang tergolong karangan fiksi. Sumber: pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi tuliskan jenis-jenis karya sastra yang tergolong karangan fiksi. Sumber: pexels.com

Karya sastra fiksi adalah salah satu karya yang disukai oleh banyak orang karena memuat berbagai macam genre dan tema menarik. Meski begitu, masih banyak orang yang kesulitan saat diminta untuk tuliskan jenis-jenis karya sastra yang tergolong karangan fiksi.

Mayoritas orang hanya mengenal karangan fiksi berupa novel atau cerpen saja. Padahal sebenarnya masih banyak jenis karya sastra fiksi lainnya yang menarik untuk dibaca dengan ciri khasnya masing-masing.

Jenis-Jenis Karya Sastra yang Tergolong Karangan Fiksi

Ilustrasi tuliskan jenis-jenis karya sastra yang tergolong karangan fiksi. Sumber: pexels.com

Mengutip dari buku BPSC Modul Bahasa Indonesia SD?MI Kelas IV: Buku Pendamping Siswa Cerdas Modul Bahasa Indonesia + Kunci Jawaban, Agus Sasono (2021:134), karya sastra fiksi adalah karya sastra yang berisi cerita rekaan atau didasari dengan angan-angan (fantasi), imajinasi pengarang, dan bukan berdasarkan kejadian nyata.

Berikut ini adalah jenis-jenis karya sastra yang tergolong karangan fiksi dalam bahasa Indonesia untuk disimak.

  1. Fiksi historis, yakni penulisan cerita fiksi berdasarkan pada fakta sejarah, sehingga proses penulisannya dilakukan melalui pengumpulan penelitian berbagai sumber, tetapi tetap memberi ruang gerak untuk cerita fiksi.

  2. Fiksi biografis, yakni penulisan cerita fiksi berdasarkan pada fakta biografis.

  3. Fiksi sains, yakni penulisan cerita berdasarkan pada fakta ilmu pengetahuan.

  4. Cerita pendek atau cerpen, yakni cerita berbentuk prosa pendek.

  5. Novelet, yakni karya yang panjang tulisannya lebih dari cerpen, tetapi lebih pendek dari novel.

  6. Novel atau roman, yakni cerita berbentuk prosa yang menyajikan permasalahan secara kompleks dengan penggarapan unsur-unsurnya secara luas dan juga detail.

  7. Cerita anak, yakni karya sastra yang mencakup pengelompokkan rentang umur beragam, mulai dari 3-12 tahun.

  8. Novel remaja, yakni novel yang ditulis dengan target pembaca adalah remaja, sehingga menyajikan masalah yang sesuai dengan permasalahan remaja.

  9. Dongeng, yakni cerita yang sepenuhnya hasil imajinasi atau khayalan penulis.

  10. Fabel, yakni cerita fiksi tentang binatang yang mempunyai perilaku seperti manusia.

  11. Hikayat, karya sastra lama Melayu berbentuk karangan bebas dengan isi cerita tentang undang-undang, silsilah, dan lainnya.

  12. Legenda, yakni cerita fiksi yang berisi tentang kejadian alam, asal-usul tempat, benda, atau kejadian di suatu daerah.

  13. Mite, yakni cerita dengan latar belakang sejarah atau hal-hal yang sudah dipercayai orang banyak bahwa cerita tersebut pernah terjadi.

  14. Cerita penggeli hati atau noodlehead, yakni cerita yang mengandung semua budaya rakyat serta biasanya mengandung unsur komedi, omong kosong, kemustahilan, ketololan, dan kedunguan.

Baca Juga: Mengenal Unsur-Unsur dalam Karangan Fiksi Bahasa Indonesia

Itulah jenis-jenis karya sastra yang tergolong karangan fiksi. Semoga bermanfaat. (Anne)