Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 © PT Dynamo Media Network
Version 1.98.2
Konten dari Pengguna
Mengenal Karakter dan Sifat Tokoh Sengkuni dalam Pewayangan Jawa
10 Januari 2024 17:36 WIB
·
waktu baca 2 menitTulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ADVERTISEMENT
Dalam pewayangan Jawa , ada banyak tokoh yang menarik yang untuk diketahui lebih jauh. Salah satunya yang tak kalah menarik adalah tokoh Sengkuni. Lantas, apa itu Sengkuni?
ADVERTISEMENT
Sebenarnya, Sengkuni merupakan tokoh yang cukup terkenal dalam pewayangan Jawa. Oleh karena itulah, banyak orang yang tertarik mencari tahu lebih banyak tentang tokoh Sengkuni tersebut.
Apa Itu Sengkuni dalam Pewayangan Jawa?
Mengutip dari buku Psikologi Raos dalam Wayang, Suwardi Endraswara (2017:281), Sengkuni adalah tokoh pewayangan Jawa yang sering kali dikaitkan dengan sejumlah politikus atau petinggi lantasan sifatnya yang mirip.
Sengkuni merupakan nama lain dari Trigantalpati, yakni seorang tokoh elite Astina di pemerintahan Kurawa. Sengkuni sendiri adalah saudara kandung dari Permaisuri Gandari, istri Destarata atau Raja Negara Astina dan ibu dari Duryudana.
Dalam pewayangan Jawa, Sengkuni digambarkan sebagai sosok yang begitu jahat dan lebar mulutnya. Filosofinya adalah karena ia ahli dalam bersilat lidah. Dengan kefasihannya bertutur kata, maka ia mampu membuat orang-orang yang bicara dengannya selalu terperdaya oleh manis bibirnya.
ADVERTISEMENT
Akan tetapi, justru ada banyak sekali kedustaan yang keluar dari mulutnya. Adapun kisah kejahatan politik Sengkuni berawal ketika adiknya, Dewi Gandari, yang juga dikenal kejam, bengis, dan pendendam, meminta bantuan Sengkuni untuk mencari cara agar anaknya, Duryudana menjadi raja di Astina yang kala itu masih dipimpin oleh Pandu Dewanata.
Pada kisah pewayangan, Pandu Dewanata terlibat dalam sebuah perang melawan muridnya sendiri, yakni Prabu Tremboko dan berakhir pada kematian tragis keduanya. Tragedi berdarah tersebut terjadi akibat politik adu domba yang dilontarkan Sengkuni untuk merebut kekuasaan dari Pandu.
Namun, Sengkuni akhirnya tewas di tangan Werkudara di Bharatayudha yang dia ciptakan sendiri. Pada detik-detik kematiannya, Sengkuni memilih untuk tetap konsisten dengan karakternya yang begitu jahat, gemar melakukan adu domba, licik, dan haus akan kekuasaan.
ADVERTISEMENT
Demikian penjelasan singkat tentang apa itu Sengkuni sebagai salah satu tokoh pewayangan Jawa. Semoga informasi tentang tokoh pewayangan Jawa di atas bermanfaat. (Anne)