Mengenal Kebaikan dan Kelemahan Sistem Ekonomi Tradisional

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sebutkan kebaikan dan kelemahan sistem ekonomi tradisional! Salah satu sistem ekonomi yang ada dan diterapkan berbagai negara di dunia adalah sistem ekonomi tradisional. Sistem ekonomi ini dikenal sangat sederhana dibanding sistem ekonomi lainnya.
Kesederhanaan sistem ekonomi tradisional ini disebabkan karena masyarakat setempat yang melakukan kegiatan produksi tidak semata-mata melakukannya karena tujuan keuntungan.
Macam-Macam Kebaikan dan Kelemahan Sistem Ekonomi Tradisional
Mengutip buku berjudul Pengantar Bisnis, Dr. Agus Susanto, SH, CN, MM, MBA, MKn, M. OXCEL (OXFORT-UK), DBA, CIMBA, CPS, CHRMB, CPHCM, CHCB, CHCM (2022), sistem ekonomi tradisional adalah sistem ekonomi yang diterapkan berdasarkan adat istiadat.
Sistem ekonomi tradisional juga diterapkan sesuai dengan sejarah, dan kepercayaan yang sudah diterapkan masyarakat setempat. Dalam sistem ekonomi ini, tradisi masyarakat memandu keputusan ekonomi seperti produksi dan distribusi.
Umumnya, masyarakat bergantung pada hasil pertanian, perikanan, berburu, atau kombinasi dari semuanya. Selain itu, biasanya sistem ekonomi tradisional juga menggunakan pembayaran dengan sistem barter sebagai pengganti uang untuk alat tukar.
Sistem ekonomi tradisional ini memiliki kebaikan dan kelemahan. Sebutkan kebaikan dan kelemahan sistem ekonomi tradisional!
Mengutip buku berjudul Ekonomi Pembangunan Regional dan Perkotaan, Dr. Muhammad Syafi’i, S.E., S.Pd., M.Si., Prof. Dr. lic. rer. reg Sirojuzilam, S.E., Arif Rahman, S.E., M.Ec.Dev (2023: 20), Berikut ini berbagai kelebihan dan kekurangan sistem ekonomi tradisional.
1. Kebaikan Sistem Ekonomi Tradisional
Kelestarian sumber daya alam terjaga dengan baik
Tidak adanya persaingan tidak sehat sebab motivasi utama kegiatan produksi bukan untuk mencari keuntungan
Kondisi perekonomian masyarakat cenderung stabil
Setiap individu termotivasi untuk menjadi produsen
Menggunakan sistem barter sehingga mencegah adanya kecurangan
2. Kelemahan Sistem Ekonomi Tradisional
Sumber daya alam tidak dialokasikan secara efisien
Teknologi yang rendah memengaruhi produktivitas sehingga ikut melemah
Barang yang dihasilkan memiliki kualitas yang cenderung rendah
Tujuan ekonomi masih sangat sederhana, yaitu hanya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari
Masyarakat cenderung menolak adanya perubahan sehingga kurang berkembang
Adanya kesulitan dan hambatan untuk mempertemukan pihak yang saling membutuhkan
Terjadinya kesulitan untuk menetapkan nilai dari suatu barang yang akan dipertukarkan
Baca juga: Ulasan tentang Sistem Ekonomi Campuran sebagai Kolaborasi Dua Sistem
Dengan mengetahui pembahasan sebutkan kebaikan dan kelemahan sistem ekonomi tradisional, wawasan tentang sistem ekonomi yang ada di dunia semakin bertambah luas. (DAP)
