Konten dari Pengguna

Mengenal Lawan Kata Sempit dalam Bahasa Indonesia

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Lawan Kata Sempit. Sumber: www.pixabay.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Lawan Kata Sempit. Sumber: www.pixabay.com

Soal mengenai lawan kata sempit sangat umum ditemui. Pembelajaran mengenai lawan kata dalam Bahasa Indonesia pasti sudah tidak asing lagi bagi peserta didik. Materi tersebut masuk dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Memahami penggunaan hal ini dengan baik dapat membantu siswa dalam memperluas kosa katanya.

Dikutip dari buku "Kamus Pintar Sinonim Antonim dan EYD Indonesia" karya Aisyah Atikah Deasy, (2015) dijelaskan bahwa pengertian antonim adalah suatu kata yang artinya berlawanan satu sama lain. Maka untuk menentukan sebuah lawan kata, kita harus mengetahui apa arti dari kata tersebut.

Lawan Kata Sempit dalam KBBI

Ilustrasi Lawan Kata Sempit. Sumber: www.pixabay.com

Antonim atau lawan kata dibagi menjadi tiga yaitu antonim berpasangan, antonim melengkapi dan antonim berjenjang. Dan lawan kata sempit merupakan jenis lawan kata berpasangan. Lawan kata sempit yang paling familiar adalah longgar.

Arti sempit di KBBI adalah: kurang dari ukuran luas (besar) yang diperlukan.

Menurut Tesaurus Bahasa Indonesia, antonim kata sempit adalah longgar, dingin, lapang, panjang, lancar. Antonim adalah kata yang berlawanan makna dengan kata lain.

Longgar adalah lawan kata yang paling tepat untuk kata sempit. Karena arti kata longgar ialah

1. Tidak sempit (tentang lubang, ruangan, dan sebagainya); tidak sesak; lapang: kamarku lebih -- daripada kamarnya;

2 Tidak tepat benar; besar (tentang baju dan sebagainya): bajunya --;

3. Tidak sendat; tidak ketat (tentang paku, sekrup, dan sebagainya): sekrup yang -- itu perlu dikencangkan;

4. Tidak akrab (tentang persahabatan dan sebagainya); tidak erat: persahabatan kedua anak itu tampak mulai --;

5. Tidak terlalu mengikat (tentang aturan, undang-undang, dan sebagainya);

6. Tidak terlalu terbatas (tentang pemakaian uang dan sebagainya): anggaran belanja tahun ini lebih -- daripada tahun lalu;

7. Senggang; tidak sibuk: kalau ada waktu -- , marilah ke rumah;

8. Tidak ketat (mudah diterobos dan sebagainya tentang penjagaan dan sebagainya)

Penggunaan sinonim dan antonim dalam komunikasi atau tulis-menulis akan membuat kata yang digunakan beragam. Pastinya kata yang dipakai tidak itu-itu saja. Penggunaan antonim dapat membantu siswa memahami makna kata dan meningkatkan kemampuan mereka untuk berbicara dan menulis dalam bahasa Indonesia.

Baca Juga: Lawan Kata Promosi Lengkap dengan Penjelasan dan Contoh Kalimatnya

Demikian lawan kata sempit lengkap dengan penjelasannya artinya yang dapat memberikan cukup banyak hal informatif. (NDA)