Mengenal Pengertian dan Jenis-Jenis Angin

Penulis kumparan
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mengapa kalian dapat merasakan hembusan angin di wajah kalian? Ketika berada di tempat terbuka, hembusan angin bisa dirasakan. Untuk bisa menjawab pertanyaan tersebut, ketahui apa yang dimaksud dengan angin.
Angin adalah hal yang sangat familiar. Namun, ternyata ada beberapa jenis angin yang sangat menarik untuk diulas.
Kalian dapat Merasakan Hembusan Angin di Wajah
Mengapa kalian dapat merasakan hembusan angin di wajah kalian? Dikutip dari Explore Geografi Jilid 1 untuk SMA/MA Kelas X, Wiyanti, dkk (2017:148-150), pengertian angin adalah udara yang bergerak. Angin bisa bergerak karena adanya rotasi Bumi dan perbedaan tekanan udara di sekitarnya.
Udara akan bergerak dari tekanan udara maksimum ke tekanan udara minimum. Angin tidak mengalir secara lurus, melainkan mengalami pembelokan arah akibat rotasi Bumi. Apabila di suatu daerah udara tampak tenang, bukan berarti di daerah lain tidak ada angin yang berembus.
Jadi, hembusan angin bisa dirasakan di wajah karena angin merupakan udara yang bergerak. Gerakan itulah yang membuat orang bisa merasakan angin.
Jenis-Jenis Angin
Terdapat beberapa jenis angin yang dibedakan berdasarkan pada kategori tertentu. Simak pembahasan jenis-jenis angin berikut.
1. Jenis Angin Berdasarkan Arah Anginnya
Berdasarkan arah anginnya, angin dibagi lagi menjadi beberapa jenis sebagai berikut.
Angin laut: angin yang berembus dari laut ke daratan. Yang termasuk angin ini adalah angin lokal di kawasan pantai yang terjadi di siang hari.
Angin darat: angin yang berembus dari daratan ke lautan. Yang termasuk angin ini adalah angin lokal di kawasan pantai yang terjadi di malam hari.
Angin gunung: angin yang berembus dari puncak gunung ke lembah. Yang termasuk angin ini adalah angin lokal di pegunungan yang terjadi di malam hari.
Angin lembah: angin yang berembus dari lembah ke arah puncak gunung. Yang termasuk angin ini adalah angin lokal di pegunungan yang terjadi di siang hari.
2. Jenis Angin Berdasarkan Waktu Terjadinya
Berdasarkan waktu terjadinya, angin dikelompokkan menjadi jenis-jenis berikut.
Angin muson barat: angin yang bertiup sekitar bulan Oktober-April. Angin ini bertiup ketika kedudukan semu Matahari berada di Belahan Bumi Selatan. Salah satu dampaknya adalah Indonesia mengalami musim penghujan akibat angin muson barat.
Angin muson timur: angin yang bertiup pada bulan April-Oktober. Angin ini bertiup ketika kedudukan semu Matahari berada di Belahan Bumi Utara. Salah satu akibat angin ini adalah Indonesia mengalami musim kemarau.
Baca juga: Penyebab Terjadinya Perubahan Cuaca dan Iklim
Mengapa kalian dapat merasakan hembusan angin di wajah kalian? Jawabannya adalah karena angin merupakan udara yang bergerak sehingga bisa dirasakan. (KRIS)
