Konten dari Pengguna

Mengenal Puasa Weton, Tradisi dari Masyarakat Kejawen di Masa Lampau

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 3 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Puasa Weton, Sumber: Kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Puasa Weton, Sumber: Kumparan

Puasa weton adalah puasa yang dilakukan saat hari kelahiran atau weton sesuai dengan penanggalan Jawa. Tradisi ini merupakan salah satu tradisi masyarakat Kejawen di masa lalu dan hingga kini masih ada sebagian orang yang menjalankannya.

Melakukan puasa weton dengan rutin dianggap dapat memberi manfaat yang baik. Puasa ini juga dilakukan dengan tujuan untuk meminta sesuatu (hajat) agar dikabulkan sesuai dengan keinginan.

Puasa ini dibagi menjadi tiga jenis yaitu puasa satu hari penuh, puasa ngebleng tiga hari, dan puasa ngebleng tujuh hari yang dilakukan secara berturut-turut.

Adapun niatnya dijabarkan sebagai berikut, “Niat Ingsung pasa ing dina kelahiran tanpa mangan tanpa ngombe kangge (sebutkan hajat/keinginan) kerono Allah Ta’ala” yang artinya “Aku niat berpuasa pada hari kelahiran untuk mendapatkan (sebutkan hajat) karena Allah Ta’ala”.

Puasa weton juga memiliki tata cara pelaksanaannya sesuai dengan beberapa catatan kitab Jawa sebagai berikut:

  1. Melakukan sahur dan berbuka puasa.

  2. Puasa dimulai sejak fajar sampai maghrib.

  3. Apabila muslim, sebelum subuh melakukan salat dua rakaat dan selalu menjaga wudhu sepanjang hari. Jika batal lakukan, wudhu kembali.

  4. Selalu bersyukur.

  5. Persiapkan tujuh jajanan pasar di waktu berbuka.

  6. Persiapkan bubur merah dan putih untuk buka.

  7. Akan lebih baik jika melakukan mandi kembang tujuh rupa, siramkan dari atas kepala sampai ujung kaki.

  8. Khusus untuk puasa ngebleng tiga hari, lakukan sahur dan buka masing-masing satu kali.

  9. Puasa penuh adalah dilakukan 24 jam penuh.

Jika melakukan puasa untuk pasangan, sebaiknya melakukan mandi jinabat (keramas) disertai niat yang baik dan minta keridaan dan kekuatan dari Tuhan.

Manfaat Puasa Weton

Melakukan puasa ini dianggap memiliki beberapa manfaat yang baik untuk tubuh. Berikut beberapa penjelasan terkait manfaat puasa weton:

1. Meningkatkan kepekaan batin

Orang-orang yang melakukan puasa ini secara rutin dan dilakukan dengan tata cara yang baik dan benar dapat menajamkan kepekaan spiritual atau mata batin.

2. Tubuh menjadi lebih sehat

Puasa kelahiran juga dapat membuat tubuh lebih sehat. Pasalnya, durasi puasanya sama dengan puasa Ramadhan yaitu dimulai dari sahur dan diakhiri dengan berbuka.

3. Mental lebih kuat

Puasa ini dapat membangun mental yang kuat bagi mereka yang melaksanakannya. Tidak hanya dengan menahan nafsu, puasa ini juga menahan emori serta harus senantiasa bersyukur atas apa yang dimiliki. Hal ini dapat membuat pikiran lebih jernih dan mental menjadi lebih kuat.

4. Menjauhkan diri dari kesialan

Orang-orang yang merasa mendapat kesialan karena memiliki weton lahir dan neptu kurang baik dapat melakukan puasa lahiran karena dipercaya puasa ini dapat melindungi diri dari kesialan.

5. Mengabulkan doa dan harapan

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, puasa lahiran dipercaya dapat mengabulkan doa dan harapan bila dilakukan dengan tata cara yang benar dan niat yang tulus.

6. Menjadikan diri penuh kasih sayang

Puasa weton juga memberi dampak positif pada hubungan pasangan suami-istri sehingga rumah tangga menjadi harmonis dan terhindar dari masalah. Puasa ini dapat memberikan cahaya baik yang mencerahkan wajah dan sikap serta menjadikan diri penuh kasih sayang.

7. Memudahkan segala urusan anak

Puasa ini juga dipercaya dapat menjauhkan anak dari kesialan, membuat anak lebih baik dan memudahkan segala urusan anak termasuk impian dan cita-cita anak.

Demikian informasi dari puasa weton, semoga bermanfaat!

(Linda Fahira Putri)