Konten dari Pengguna

Mengenal Rumen pada Lambung Sapi

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi untuk pada lambung terdapat gudang sementara makanan yang tertelan di dalamnya terdapat bakteri penghasil selulase untuk mencerna selulosa yaitu. Sumber: pexels.com/Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi untuk pada lambung terdapat gudang sementara makanan yang tertelan di dalamnya terdapat bakteri penghasil selulase untuk mencerna selulosa yaitu. Sumber: pexels.com/Pixabay

Pada lambung terdapat gudang sementara makanan yang tertelan di dalamnya terdapat bakteri penghasil selusase untuk mencerna selulosa yaitu rumen. Rumen adalah salah satu bagian pada sistem pencernaan sapi.

Sapi termasuk dalam hewan ruminansia. Hewan ruminansia atau hewan pemamah biak adalah hewan pemakan tumbuhan yang memiliki dua macam proses pencernaan. Jenis hewan ini memiliki sistem pencernaan yang kompleks.

Gudang Sementara Makanan yang Memiliki Bakteri Penghasil Selusase untuk Mencerna Selulase di Lambung

Ilustrasi untuk pada lambung terdapat gudang sementara makanan yang tertelan di dalamnya terdapat bakteri penghasil selulase untuk mencerna selulosa yaitu. Sumber: pexels.com/Min An

Sapi adalah hewan memamah biak yang termasuk dalam jenis hewan ruminansia. Menurut buku Fakta Hewan Ruminansia oleh Riska Lutfiana dan Ananda Elok Wardatul Ilmi (2019: 8), hewan ruminansia adalah hewan pemakan tumbuhan yang memproses makanan dengan mengunyah sebanyak dua kali.

Pertama, rumput atau daun-daunan yang dimakan sapi dikunyah sekadarnya dalam mulut lalu dicampur air ludah. Makanan tersebut kemudian langsung ditelan oleh sapi.

Kedua, makanan yang telah ditelan dinaikkan kembali ke muut lalu dikunyah hingga halus. Ini karena makanan hewan ruminansia mengandung selulosa yang sulit dicerna.

Selulosa merupakan komponen struktural utama dinding sel dari tanaman hijau yang merupakan makanan hewan ruminansia. Selulosa tidak dapat dicerna oleh manusia, hanya dapat dicerna oleh hewan yang memiliki enzim selulase.

Oleh karena itu, hewan ruminansia memiliki sistem pencernaan yang kompleks. Pada lambung terdapat gudang sementara makanan yang tertelan di dalamnya terdapat bakteri penghasil selulase, yaitu rumen.

Rumen disebut juga sebagai perut besar. Fungsinya adalah menampung makanan yang baru dikunyah. Dalam rumen terjadi pencernaan protein, karbohidrat, dan terjadi fermentasi selulosa dengan bantuan enzim selulase .

Organ Selain Rumen pada Lambung Sapi

Ilustrasi untuk pada lambung terdapat gudang sementara makanan yang tertelan di dalamnya terdapat bakteri penghasil selulase untuk mencerna selulosa yaitu. Sumber Unsplash Screenroad

Selain rumen, pada lambung hewan ruminansia juga terdapat retikulum, omasum, dan abomasum. Berikut penjelasannya.

  • Retikulum berfungsi untuk mencerna makanan dari rumen dan membentuknya menjadi gumpalan kasar yang disebut bolus.

  • Omasum berfungsi untuk menyerap air pada makanan dan menghasilkan enzim pencernaan yang akan dicampur bersama bolus. Bolus lalu diteruskan ke abomasum.

  • Fungsi abomasum adalah menghasilkan asam klorida dan enzim-enzim pencernaan yang bertujuan untuk mencerna makanan secara kimiawi.

Baca juga: 5 Contoh Adaptasi Fisiologi Terjadi pada Hewan Ruminansia

Jadi pada lambung terdapat gudang sementara makanan yang tertelan di dalamnya terdapat bakteri penghasil seluase untuk mencerna selulosa yaitu rumen. Rumen adalah salah satu bagian penting dalam sistem pencernaan sapi. (IND)