Mengenal Sandi Kotak 1 dalam Pramuka dan Cara Menggunakannya

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Membaca sandi pramuka merupakan salah satu keterampilan yang sangat diperlukan dalam kegiatan penyampaian pesan rahasia dengan menggunakan kunci yang telah disepakati. Dalam Gerakan Pramuka, terdapat berbagai jenis sandi yang dipahami oleh setiap anggota di dalamnya. Salah satu jenis yang dipelajari oleh anggota pramuka adalah sandi kotak 1.
Sandi berasal dari bahasa Sansekerta yang berarti rahasia. Asal mula penggunaan sandi berasal dari para pahlawan zaman dahulu yang suka berkelana dan berpindah-pindah tempat. Untuk mengirimkan berita antardaerah, para pahlawan tersebut harus menggunakan kata sandi untuk mengecoh musuh-musuhnya. Oleh karena itu, sandi terbentuk agar pesan yang diberikan tidak diketahui oleh musuh.
Ketika menggunakan sandi kotak 1, anggota pramuka diharapkan dapat lebih kreatif, teliti, bekerja dengan baik dalam kelompok, dan memiliki rasa tanggung jawab. Nah, artikel kali ini akan membahas lebih lanjut mengenai sandi kotak 1 dalam pramuka dan cara menggunakannya.
Mengenal Sandi Kotak dalam Pramuka
Dikutip dari buku Panduan Pramuka Siaga yang ditulis oleh Kak Agus S Dani & Kak Budi Anwari (2015), sandi kotak 1 merupakan sandi yang terdiri dari palang-palang/kotak dan sudut. Untuk membedakan antara kedua huruf tiap kotak, huruf kedua diberi tanda titik pada sandi ini. Berikut adalah kunci sandi kotak satu yang terdiri dari palang-palang/kotak dan sudut-sudut:
Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, antara kedua huruf tiap kotak diberi tanda titik untuk dapat dibedakan. Berikut adalah contoh sandi kotak satu:
Dikutip dari buku Scout Book: Materi Lengkap Pramuka yang ditulis oleh Alim Sutoto & Toni Hermanto (2014: 55), sandi dalam Kepramukaan merupakan salah satu media pembelajaran yang baik bagi peserta didik bagi pramuka siaga, penggalang, penegak maupun pandega karena dapat melatih ketelitian, daya ingat, kecerdasan, dan konsentrasi. Adapun pemakaian sandi dalam menyampaikan ilmu pun harus disesuaikan dengan mudah namun tujuan dari pembelajaran itu dapat tetap tercepat. Semoga informasi ini bermanfaat! (CHL)
