Mengenal Serat yang Berbentuk Jaringan pada Hewan

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ternyata hewan mempunyai klasifikasi serat yang menyusun tubuh mereka, lho. Di negara-negara maju, seperti Eropa, serat hewan ini menjadi salah satu bahan untuk industri tekstil yang paling banyak disukai karena mempunyai tekstur yang halus dan lembut. Adapun serat yang berbentuk jaringan disebut dengan filament. Nah, kali ini kami akan menjelaskan lebih lengkap tentang serat pada hewan tersebut. Jadi, simak baik-baik, ya.
Penjelasan tentang Serat yang Berbentuk Jaringan pada Hewan
Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya bahwa serat yang berbentuk jaringan disebut dengan filament. Sifat serat hewan yang cenderung menghangatkan memang sangat disukai masyarakat yang tinggal di daerah yang mengalami musim dingin. Oleh karena itulah, banyak dari mereka yang memanfaatkan serat hewan untuk membuat pakaian hangat.
Adapun beberapa jenis serat hewan yang kerap dimanfaatkan oleh manusia mengutip dari buku Mega Book Pelajaran SMA/MA IPA Kelas X, XI, & XII karya Tim Guru Eduka dan Eka (2015:830) adalah sebagai berikut.
1. Serat dari Stapel
Stapel adalah serat dari rambut hewan yang lebih familiar disebut dengan wol. Adapun serat stapel ini bisa Anda dapatkan dari bulu domba, unta, alpaca, kelinci, cashmer, hingga vicuna. Namun, rambut hewan yang lebih banyak digunakan adalah bulu domba.
Serat stapel memiliki karakteristik antara lain serat agak kuat dan tidak berkilau, kekenyalan dan elastisitas yang tinggi, tahan terhadap panas, bakteri, serta jamur.
2. Serat dari Filament
Filament adalah serat berbentuk jaringan yang biasanya ada pada larva ulat sutra. Nah, serat inilah yang digunakan oleh ulat tersebut untuk membentuk kepompong sebelum menjadi kupu-kupu. Nantinya, kepompong ini yang akan diolah menjadi benang.
Sedangkan untuk karakteristik dari serat filament ini antara lain memiliki serat yang sangat halus dengan kekuatan tinggi, tahan terhadap sinar matahari, daya serap yang cukup tinggi, tidak mudah berjamur, dan mudah dihancurkan.
Itu dia penjelasan tentang serat yang berasal dari hewan. Semoga informasi di atas dapat bermanfaat dan menambah pengetahuan baru bagi Anda. (Anne)
