Mengenal Unsur-Unsur Surat Pribadi dan Surat Dinas beserta Perbedaannya

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Unsur-unsur surat merupakan bagian yang harus ada dalam suatu surat, baik itu surat pribadi maupun surat dinas. Contoh unsur surat adalah nama pengirim dan penerima surat.
Nama pengirim dan penerima merupakan bagian yang harus ada dalam suatu surat karena memiliki kaitan dengan identitas surat. Hal itu penting untuk memastikan surat sampai ke tangan penerima dan penerima pun dapat mengenali pengirimnya.
Unsur-Unsur Surat Pribadi dan Surat Dinas
Secara umum, surat terbagi dalam dua jenis, yakni surat pribadi dan surat dinas. Surat pribadi merupakan surat yang memuat urusan pribadi. Misalnya, seseorang mengirimkan surat kepada keluarga atau temannya untuk memberi kabar.
Berbeda dengan surat pribadi, surat dinas merupakan surat yang memuat komunikasi antarinstansi atau antarperusahaan. Surat dinas itu sendiri termasuk jenis surat resmi sebab memiliki ketentuan baku berupa kop surat, nomor surat, dan lain-lain.
Selain berbeda muatan, surat pribadi dan surat dinas juga memiliki unsur yang berbeda. Dikutip dari buku Pasti Bisa Bahasa Indonesia untuk SMP/MTs kelas VII, Tim Ganesha Operation (2017: 119), berikut adalah unsur-unsur surat pribadi dan surat dinas.
1. Unsur Surat Pribadi
Unsur-unsur yang terdapat dalam surat pribadi, yaitu:
Tempat dan tanggal menulis surat;
Alamat yang dituju;
Sala pembuka;
Isi surat yang meliputi paragraf pembuka, isi, dan penutup;
Salam penutup; serta
Tanda tangan dan nama pengirim surat.
2. Unsur Surat Dinas
Unsur-unsur yang terdapat dalam surat dinas, yaitu:
Kop surat;
Tempat dan tanggal surat dikirim;
Nomor surat;
Alamat yang dituju;
Salam pembuka;
Isi surat yang meliputi paragraf pembuka, isi, dan penutup;
Salam penutup; serta
Tanda tangan dan nama pengirim surat.
Perbedaan antara Surat Pribadi dengan Surat Dinas
Setelah menyimak uraian tentang unsur-unsur dalam surat pribadi dan surat dinas, setiap orang tentu sudah dapat mengetahui perbedaan di antara keduanya. Supaya pemahaman tentang perbedaan kedua surat itu semakin jelas, berikut penjelasannya.
1. Surat Pribadi Tidak Formal, Surat Dinas Formal
Surat pribadi bersifat tidak formal atau kasual sebab pengirim mengirimkan surat kepada seseorang atas kepentingan pribadi. Berbeda dengan surat pribadi, surat dinas bersifat formal sebab memiliki kaitan dengan instansi atau perusahaan.
2. Surat Pribadi Tidak Ada Kop Surat, Surat Dinas Ada
Surat pribadi tidak memiliki kop surat. Berbeda dengan surat pribadi, surat dinas harus ada kop surat. Kop surat adalah logo serta identitas lengkap dari instansi yang membuat surat.
3. Surat Pribadi Tidak Ada Nomor Surat, Surat Dinas Ada
Surat pribadi tidak ada nomor surat sebab seseorang dapat menulis dan mengirim surat sesuai dengan keinginannya. Berbeda dengan surat pribadi, surat dinas harus memiliki nomor sebab hal itu berkaitan dengan pengarsipan surat dari suatu instansi.
Baca juga: 2 Contoh Surat Penawaran Barang untuk Pribadi dan Perusahaan
Demikian menjadi jelas bahwa unsur-unsur surat dapat berbeda antara satu sama lain. Hal itu berkaitan dengan jenis surat yang akan dibuat, yakni surat pribadi atau surat dinas. (AA)
