Mengerti Tugas Pemeran dalam Teater

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tugas pemeran dalam teater cukup penting. Pemeran/pemain/aktor adalah seniman yang mewujudkan peran drama ke dalam kenyataan teater. Pemeran adalah orang yang memainkan peran tertentu dalam suatu aksi panggung, acara televisi, atau film. Biasanya, pemeran adalah orang yang dididik atau dilatih secara khusus untuk melakukan sandiwara melalui suatu kursus atau sekolah.
Tanpa adanya seorang pemeran/tokoh yang handal dalam sebuah pertunjukan teater maka seni tersebut tidak dapat sukses. Kesuksesan dari senin drama dan teater memang tergantung pada alur cerita yang dikemas dan bagaimana pemeran dalam bermain.
Tugas Pemeran dalam Teater
Tugas utama seorang pemeran dalam teater adalah membawakan peran lakon sesuai dengan porsinya, dan panggung menjadi ruang dalam mewujudkan tokoh.
Dalam memainkan peran seorang pemeran harus bisa membentuk karakter. Karakter tokoh merupakan sikap para tokoh yang digambarkan oleh pengarang dalam suatu hasil karya sastra. Karakter tokoh merupakan hal yang tidak boleh lepas dari sebuah hasil karya, karena tanpa ada penggambaran tentang karakter tokoh sebuah hasil karya tidak akan diminati pembaca.
Tokoh atau pemeran dalam drama dapat diklasifikasikan menjadi beberapa bagian. Waluyodalam buku "Drama-Studi dan Pengajaran" (2003, hlm. 16) menjelaskan pandangannya mengenai klasifikasi tokoh, sebagai berikut.
1) Berdasarkan peranannya terhadap jalan cerita, terdapat tokohtokoh seperti dibawah ini.
Tokoh Protagonis, yaitu tokoh yang mendukung cerita.
Tokoh Antagonis, yaitu tokoh penentang cerita.
Tokoh Tritagonis, yaitu, tokoh pembantu, baik untuk tokoh protagonis maupun untuk tokoh antagonis.
2) Berdasarkan peranannya dalam lakon serta fungsinya, maka
terdapat tokoh-tokoh sebagai berikut.
Tokoh sentral, yaitu tokoh-tokoh yang paling menentukan gerak lakon
Tokoh utama, yaitu tokoh pendukung atau penentang tokoh sentral.
Tokoh pembantu, yaitu tokoh-tokoh yang memegang peran pelengkap atau tambahan dalam mata rangkai cerita.
Berdasarkan pernyataan di atas, Waluyo mengklasifikasikan tokoh menjadi dua bagian. Sementara itu, berdasarkan peranannya terhadap jalan cerita, terdapat tokoh protagonis, antagonis, dan tritagonis. Tokoh protagonis biasa disebut dengan tokoh utama dalam cerita. Tokoh utama tidak harus hanya berjumlah satu orang, namun juga dapat berjumlah dua orang atau lebih. Biasanya tokoh protagonis identikdengan perwatakannya yang baik dan dikagumi oleh pembaca atau penonton.
Baca Juga: Memahami Latihan Teknik Pemeranan Seni Teater Modern
Demikian penjelasan lengkap mengenai tugas pemeran dalam teater. Semoga bermanfaat. (NDA)
