Mengetahui Bahasa yang Digunakan dalam Puisi

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bagaimana bahasa yang digunakan dalam puisi merupakan salah satu soal yang sering muncul dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia. Bahasa yang dipakai dalam puisi adalah bahasa yang tidak sama dengan karya sastrayang lain.
Bahasa dalam sebuah puisi mempunyai ciri khas yang berbeda dari bahasa yang dipakai dalam tulisan biasa. Untuk itu, dalam menulis sebuah puisi tidak bisa disamakan dengan menulis novel, naskah, atau cerpen.
Bagaimana Bahasa yang Digunakan Dalam Puisi?
Bagaimana bahasa yang digunakan dalam puisi? Bahasa yang digunakan dalam puisi merupakan bahasa yang kompleks.
Berdasarkan buku yang berjudul 1700 Plus bank Soal Bahasa Indonesia SMA/MA-SMK, Yadi Mulyadi, (2019:540), bahasa yang digunakan dalam puisi berbeda dengan bahasa yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Puisi menggunakan bahasa yang ringkas, tetapi maknanya sangat kaya.
Kata-kata yang digunakan adalah kata-kata konotatif yang mengandung banyak penafsiran dan pengertian. Setiap kata mempunyai makna serta arti yang sangat dalam. Hal itulah yang menyebabkan bahasa dalam sebuah puisi seringkali terasa lebih padat daripada dalam tulisan prosa.
Sedangkan menurut buku yang berjudul Bahasa Indonesia, Nani Darmayanti, (2008:76), puisi merupakan karya sastra yang menggunakan bahasa konotatif, yang memungkinkan penggunaan makna kias dan makna lambang (majas).
Bahasa puisi menimbulkan keindahan yang estetis disebabkan oleh diksi, majas, rima, dan irama yang terkandung di dalamnya. Kata-kata yang digunakan dalam puisi merupakan hasil pemilihan yang sangat cermat. Kata-katanya merupakan hasil pemikiran matang, baik makna, susunan bunyinya, maupun hubungan kata itu dengan kata-kata lain dalam larik dan baitnya.
Kedudukan kata-kata dalam sebuah puisi sangat penting. Kata-kata ini bersifat konotatif sehingga memiliki makna lebih dari satu. Kata-kata dipilih untuk menimbulkan kesan puitis dan memiliki nilai rasa keindahan. Bunyinya pun harus indah dan memiliki keharmonisan dengan kata-kata yang lain.
Susunan kata yang terdapat dalam puisi menimbulkan khayalan atau imajinasi. Imajinasi adalah daya pikir untuk membayangkan sesuatu berdasarkan pengalaman seseorang. Dengan daya imajinasi, pembaca seolah-olah merasa, mendengar, atau melihat sesuatu yang diungkapkan penyair.
Baca juga: 4 Ragam Unsur yang Membedakan Cerpen dengan Puisi dalam Bahasa Indonesia
Denan membaca uraian di atas, maka siswa dapat menjawab pertanyaan bagaimana bahasa yang digunakan dalam puisi dengan mudah. (Adm)
