Mengulik Penyebab Perbedaan Warna Bintang di Langit Malam

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Perbedaan warna bintang disebabkan oleh apa? Mari mengulik lebih jauh tentang faktor penyebab perbedaan warna bintang di langit malam dengan membaca uraian berikut ini.
Perbedaan Warna Bintang Disebabkan oleh Apa?
Ketika malam tiba, kita sering kali dapat melihat banyak bintang yang bertaburan di langit. Bintang tersebut tampak berkilau dan berkerlap-kerlip dengan warnanya masing-masing.
Terkadang ada bintang yang tampak seperti warna putih, merah, oranye, biru, dan sebagainya. Namun, apa benar bahwa bintang memiliki warna-warna itu?
Bintang di langit malam memang mempunyai warna yang beraneka ragam. Perbedaan warna pada bintang disebabkan oleh perbedaan suhu.
Demikian, dapat dipahami bahwa perbedaan warna bintang disebabkan oleh perbedaan suhu. Berikut adalah penjelasan tentang perbedaan warna bintang yang dikutip dari buku berjudul Jelajah Antariksa bersama Si Kucing karya Stuart Atkinson (2022: 13).
Perbedaan warna (bintang) ini disebabkan oleh perbedaan suhu. Bintang yang terpanas adalah bintang putih dan biru, sedangkan yang terdingin adalah bintang oranye dan merah.
Atkinson membuat permisalan warna bintang dengan sebuah logam. Ketika logam sedang mengalami pemanasan, logam akan berwarna merah kusam kemudian berubah menjadi oranye. Kemudian, berubah menjadi putih dan akhirnya menjadi biru bersinar. Atkinson menjelaskan bahwa bintang pun melalui proses yang sama.
Baca juga: Apa itu Gerhana Matahari Hibrida yang Mampir Indonesia 20 April Jelang Lebaran?
Berdasarkan uraian tersebut, kini jelas bahwa memang perbedaan suhu dapat menyebabkan perbedaan pada warna bintang. Tahukah kamu bahwa ternyata zat yang menyusun bintang bukanlah zat padat?
Purwanti, dkk. (2019: 167) dalam buku yang berjudul Kajian IPA untuk Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar menjelaskan bahwa, penyusun utama bintang adalah gas. Faktanya, bintang terdiri dari sekitar 94% gas hidrogen, 5% gas helium, dan 1% berbagai unsur lainnya.
Selain fakta menarik bahwa bintang mengandung gas sebagai penyusun utamanya, ternyata bintang juga mempunyai siklus lahir dan berkembang. Siklus bintang, yaitu lahir, memancarkan energi, mengembang, dan kemudian meledak serta dapat mati.
Menurut kamu, bagaimana uraian tentang penyebab perbedaan warna bintang di langit kali ini? Jika kamu suka dengan uraian ini, tekan tombol like dan mari lanjut membaca artikel tentang luar angkasa lainnya di Berita Terkini. (AA)
