Konten dari Pengguna

Menilik Cerita dan Sejarah Kenaikan Isa Al Masih dalam Agama Kristen

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Sejarah Kenaikan Isa Al Masih. (Foto: geralt by https://pixabay.com/id/)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Sejarah Kenaikan Isa Al Masih. (Foto: geralt by https://pixabay.com/id/)

Dalam agama Kristen, Kenaikan Isa Al Masih diperingati sebagai peristiwa Kenaikan Tuhan Yesus ke Surga. Peristiwa ini menjadi tonggak batas yang membedakan antara periode sebelum kenaikan dan periode setelah kenaikan.

Kenaikan Yesus ke Surga bukan berarti perpindahan tempat. Ungkapan Surga tidak mengacu pada suatu lokasi atau wilayah. “Kerajaan Surga” mengacu pada “Kerajaan Allah”, yang mana keberadaan Allah dalam kemuliaan yang sempurna.

Sejarah Kenaikan Isa Al Masih

Ilustrasi Sejarah Kenaikan Isa Al Masih. (Foto: stempow by https://pixabay.com/id/)

Berdasarkan sejarah yang dijelaskan dalam Alkitab, Yesus naik ke Surga bermakna bahwa Yesus beralih ke dalam eksistensi Diri-Nya yang sepenuhnya adalah pribadi yang mulia menjadi pribadi yang sepenuhnya Ilahi. Apabila digambarkan dengan sebuah gambaran, Yesus meninggalkan kehinaan salib dan kegelapan maut menuju kemuliaan yang gemilang.

Dikutip dari buku Pendidikan Agama Katolik SMA/K Kelas 1 yang ditulis oleh Emeria Dakhi dan A. Priyono, Yesus nak ke Surga berarti Yesus masuk ke dalam kepenuhan dan kesempurnaan “Keilahian-Nya”. Kebangkitan dan kenaikanNya ke Surga menandakan bahwa Yesus sungguh Allah, sepenuhnya Allah.

Kenaikan Tuhan Yesus merupakan peristiwa antiklimaks. Apabila diibaratkan dengan menonton film, peristiwa Kenaikan adalah bagian di mana kita melihat tulisan the end di layar. Sembari diiringi musik, sang jagoan pun meninggalkan kota.

Peristiwa Kenaikan Tuhan Yesus ke surga memang bukan untuk dirayakan secara beramai-ramai. Namun demikian, hari ini sangat penting sekali, menentukan dan relevan dalam kehidupan umat Kristen. Hal tersebut dinyatakan oleh malaikat yang menutup rangkaian kenaikanNya menyatakan,

“…Yesus ini, yang terangkat ke sorga meninggalkan kamu, aku akan datang kembali…” (Kisah Para Rasul 1: 11).

Walaupun begitu, Tuhan Yesus tidak meninggalkan umatNya. Hanya saja setelah kenaikanNya ke surga, penyertaanNya tidak lagi secara fisik, tetapi secara rohani.

Kenaikan adalah satu rangkaian dengan kematian dan kebangkitanNya dalam agama Kristen. Kematian Tuhan Yesus menunjukkan kemenanganNya atas iblis, kebangkitanNya menyatakan kemenanganNya atas musuh, dan kenaikanNya menyatakan kemenanganNya atas dunia ini.

Baca juga: Tujuan Perayaan Kenaikan Isa Almasih bagi Umat Kristen

Demikian penjelasan mengenai sejarah Kenaikan Isa Al Masih atau Kenaikan Tuhan Yesus dalam agama Kristen. Semoga kasih Kristus selalu menyertaimu, Amin! (CHL)