Konten dari Pengguna

Minyak Bumi: Sumber Energi yang Berasal dari Jasad Renik dan Sisa Tumbuhan

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sumber energi yang berasal dari jasad renik dan sisa-sisa tumbuhan yang tertimbun selama berjuta-juta tahun. Sumber; pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Sumber energi yang berasal dari jasad renik dan sisa-sisa tumbuhan yang tertimbun selama berjuta-juta tahun. Sumber; pexels.com

Sumber energi yang berasal dari jasad renik dan sisa-sisa tumbuhan yang tertimbun selama berjuta-juta tahun adalah minyak bumi. Indonesia juga menjadi salah satu negara penghasil minyak bumi.

Untuk bisa mendapatkan minyak bumi yang siap diolah, tentu saja hal ini membutuhkan proses yang panjang. Oleh karena itu, tak ada salahnya untuk mencari tahu lebih banyak tentang sumber energi yang satu ini.

Jenis Sumber Energi yang Berasal dari Jasad Renik dan Sisa-Sisa Tumbuhan yang Tertimbun selama Berjuta-juta Tahun

Sumber energi yang berasal dari jasad renik dan sisa-sisa tumbuhan yang tertimbun selama berjuta-juta tahun. Sumber; pexels.com

Mengutip dari buku Modul Ajar Proses Industri Kimia, Hatta Dahlan, Erwana Dewi, dan Aldilla Sari Utami (2023:1), sumber energi yang berasal dari jasad renik dan sisa-sisa tumbuhan yang tertimbun selama berjuta-juta tahun adalah minyak bumi.

Sebelumnya, perlu diketahui bahwa minyak bumi merupakan campuran kompleks yang sebagian besar (sekitar 90-97%) terdiri dari senyawa hidrokarbon. Adapun hidrokarbon yang terkandung dalam minyak bumi yang paling utama adalah alkana.

Sementara sisanya adalah sikloalkana, alkena, alkuna, dan senyawa aromatik. Sementara komponen lainnya yang terkandung dalam minyak bumi selain hidrokarbon adalah senyawa karbon yang mengandung belerang, oksigen, atau nitrogen.

Agar bisa mendapatkan minyak bumi yang siap digunakan, maka perlu dilakukan proses pengeboran. Umumnya, minyak bumi yang ditemukan akan bercampur dengan gas alam lain.

Nantinya, minyak bumi tersebut harus dipisahkan dengan gas alam hingga berbentuk cairan kental hitam dan berbau yang disebut dengan minyak mentah atau crude oil. Namun, perlu diperhatikan bahwa minyak mentah ini masih belum dapat dimanfaatkan secara langsung.

Oleh karena itu, perlu dilakukan pemurnian atau refining dengan distilasi bertingkat. Prinsip distilasi sendiri merupakan pemisahan komponen-komponen campuran berdasarkan perbedaan titik didih sehingga didapat kelompok-kelompok komponen dalam rentang titik didih tertentu yang disebut dengan fraksi-fraksi.

Baca Juga: Potensi dan Persebaran Minyak Bumi serta Gas di Indonesia

Dari informasi di atas, bisa dipahami bahwa sumber energi yang berasal dari jasad renik dan sisa-sisa tumbuhan yang tertimbun selama berjuta-juta tahun adalah minyak bumi. Semoga informasi ini bermanfaat dan juga menambah wawasan pembaca seputar sumber energi minyak bumi. (Anne)