Mitos Larangan Menikah di Bulan Rabiul Akhir dalam Budaya Jawa

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Menikah adalah impian dari setiap pasangan. Menentukan hari pernikahan bukan perkara mudah. Sebab hari pernikahan merupakan hari yang sakral, terlebih jika Anda adalah orang Jawa. Dalam budaya Jawa, terdapat mitos larangan menikah pada bulan-bulan tertentu. Salah satunya adalah pada bulan Rabiul Akhir.
Apa alasan di balik dilarangnya menikah di bulan Rabiul Akhir dalam budaya Jawa?
Mitos Larangan Menikah di Bulan Rabiul Akhir
Mengutip buku berjudul Huru Hara Majapahit dan Berdirinya Kerajaan Islam di Jawa karya Muhlis Abdullah (2020), bulan penanggalan Jawa terdiri dari 12. Kalender Jawa juga sama seperti penanggalan Hijriah. Namun hanya berbeda dalam penamaannya. Contoh, bulan Muharram dalam penanggalan Jawa disebut Sura. Begitu juga dengan Rabiul Akhir yang dalam penaggalan Jawa disebut dengan Bakda Mulud.
Menurut mitos pada masyarakat Jawa bulan Rabiul Akhir merupakan bulan yang kurang dianjurkan dalam melaksanakan pernikahan. Apabila pasangan yang menikah pada bulan tersebut, maka rentan mengalami berbagai marabahaya. Tidak ada pasangan yang menginginkan adanya prahara dalam rumah tangganya. Maka orang-orang Jawa zaman dahulu menghindari bulan ini.
Namun dalam ajaran Islam, tidak ada bulan yang penuh dengan kesialan. Semua bulan itu baik. Apabila terdapat bulan yang tidak baik, maka Allah SWT dan Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam akan memperingati umatnya untuk menghindari bulan-bulan yang dianggap sial.
Bulan Rabiul akhir merupakan bulan yang baik. Hal itu dibuktikan dengan beberapa peristiwa luar biasa yang datang pada bulan yang satu ini, di antaranya:
1. Turunnya Surat Al Hasyr
Surat ke-56 dalam urutan Alquran turun pada bulan Rabiul Akhir. Surat Al Hasyr turun untuk yang disebabkan terjadinya kasus Bani Nadhir (suatu kabilah dan perkampuan dari kaum Yahudi) yang berlangsung pada tahun ke-4 Hijriah setelah terjadinya Perang Uhud dan sebelum terjadinya Perang Ahzab. Bani Nadhir diusir oleh Rasulullah dari kota Madinah, sebab ia telah melakukan usaha penipuan, khususnya pada sektor ekonomi dan merencanakan pembunuhan Rasulullah.
2. Kemenangan Umat Islam
Kemenangan umat Islam banyak yang terjadi pada bulan Rabiul Awal. Di antaranya adalah Perang Najran, Perang Al-Ghabah atau Zi-Qarad, dan Perang Al-Ghamar.
3. Diangkatnya Umar bin Khattan menjadi Khalifah Kedua
Setelah meninggalnya Abu Bakar Ash-Shiddiq, terdapat kekosongan pemimpin umat Islam. kemudian terpilihlah Umat bin Khattab menjadi penerus tonggak kepemimpinan Abu Bakar.
Dengan mengetahui betapa besarnya keutamaan dari bulan Rabiul Akhir menjadikan Anda tidak kebingungan dalam menentukan hari pernikahan. Sebab tidak ada bulan yang penuh kesialan di sisi Allah SWT, begitu pun dengan menikah di bulan rabiul akhir. (MZM)
