Musik Tradisional yang Liriknya Bernapaskan Islam dan Digunakan sebagai Dakwah

Penulis kumparan
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Musik tradisional yang liriknya bernapaskan Islam dan sering di gunakan juga sebagai media dakwah di daerah Riau disebut gambus. Gambus sendiri sejatinya alat musik yang dimainkan secara dipetik.
Gambus bukanlah asli dari Riau, namun dibawa oleh pedagang dari luar negeri. Lalu, penggunaan alat musik ini berkembang menjadi pengiring lagu-lagu Islami di daerah tersebut.
Gambus: Musik Tradisional yang Liriknya Bernapaskan Islam dan Sering di gunakan sebagai Media Dakwah di Daerah Riau
Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, musik tradisional yang liriknya bernapaskan Islam dan sering di gunakan juga sebagai media dakwah di daerah Riau disebut gambus .Penjelasan tentang gambus dapat dilihat dalam buku Ensiklopedi Alat Musik Tradisional, R. Toto Sugiarto, dkk (2021: 10)
Jadi berdasarkan buku tersebut, gambus adalah salah satu alat musik tradisional dari Riau yang bentuknya mirip dengan gitar, namun memiliki bentuk yang mirip dengan buah labu dibagi dua. Alat musik gambus merupakan jenis alat musik petik yang memiliki jumlah senar antara 3-12 buah.
Gambus sendiri diperkirakan berasal dari Timur Tengah, yakni daerah Hadramaut (Yaman) oleh para pedagang pada sekitar abad ke-19. Lalu, musik ini menyebar ke berbagai wilayah, termasuk Riau dan menjadi salah satu alat musik tradisional untuk mengiringi lagu-lagu bernuansa Islami.
Selain itu, gambus juga kerap dijadikan pengiring Tari Zapin. Tari Zapin merupakan tari tradisional dari Riau yang juga berasal dari Timur Tengah. Tari ini diselenggarakan dengan tujuan menyebarkan dakwah agama Islam.
Baca juga: Pengertian Musik Tradisional, Fungsi, dan Ciri-cirinya
Musik Gambus di Daerah Lainnya
Di berbagai daerah lainnya, ternyata gambus juga digunakan untuk mengiringi lagu serupa. Tak hanya itu saja, gambus juga terus berkembang hingga berbagai orkes bermunculan bahkan ditayangkan di beragam acara televisi nasional.
Salah satu kelompok musik gambus ternama adalah Debu. Anggota-anggota Debu sejatinya berasal dari banyak negara asing. Namun kini, Debu berbasis di Indonesia dan fokus membuat lagu-lagu berlirik Islami.
Jadi, musik tradisional yang liriknya bernapaskan Islam dan sering di gunakan juga sebagai media dakwah di daerah Riau disebut gambus. Musik ini juga bisa ditemukan di berbagai daerah lainnya. (LOV)
