Nama Kejadian Masa Lalu dalam Memori Otak dan Jadi Referensi Mengambil Keputusan

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Otak manusia memiliki kapasitas memori yang luar biasa besarnya. Dalam ilmu neurosains, memori manusia terbagi lagi ke dalam beberapa kategori. Adapun kejadian masa lalu yang tersimpan dalam memori otak dan dijadikan referensi dalam mengambil keputusan dikenal dengan istilah anchoring.
Istilah ini mungkin saja terdengar asing oleh sebagian besar orang. Sebab, istilah anchoring sendiri memang jarang digunakan di luar keperluan akademik maupun penelitian.
Kejadian Masa Lalu yang Tersimpan dalam Memori Otak dan Dijadikan Referensi dalam Mengambil Keputusan Dikenal dengan Istilah Apa?
Secara umum, memori atau daya ingat adalah kekuatan jiwa manusia dalam menerima, menyimpan, memproses, dan mereproduksi kesan-kesan, pengertian-pengertian, atau tanggapan-tanggapan. Memori manusia ini bisa diolah secara sadar maupun secara otomatis.
Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya bahwa kejadian masa lalu yang tersimpan dalam memori otak dan dijadikan referensi dalam mengambil keputusan dikenal dengan istilah anchoring.
Jadi, anchoring adalah cara untuk "menjangkarkan" sebuah informasi agar informasi ini bisa melekat dan memengaruhi keputusan individu setelah mendapat pesan tersebut. Biasanya, istilah ini juga diartikan sebagai simbol yang dapat digunakan untuk menancapkan pesan atau informasi tertentu ke dalam pikiran dan memori seseorang.
Pada dasarnya, anchoring dilakukan dengan cara merepetisi simbol, pesan, atau informasi tertentu dengan cara yang konsisten. Sementara mengutip dari buku Memori Manusia: Konsepsi dan Aplikasi Psikologi, Jeffrey S. Nevid, M. Chozim, dan Rizal (2021), terdapat tiga jenis memori manusia, yakni:
Sensory memory, yakni memori yang bersifat sementara dan jangka waktunya sangat pendek. Memori ini dianggap sebagai tempat penyaringan yang nantinya akan diteruskan pada short term memory.
Short term memory, yakni memori yang menjadi tempat seseorang menyimpan memori jangka pendek yang masuk dalam sensory memory, kemudian akan diteruskan pada memori ini. Jadi, memori ini berlangsung lebih lama daripada sensory memory.
Long term memory, yakni memori yang dapat bertahan dalam jangaka waktu lama hingga permanen. Umumnya, ingatan yang ada dalam memori ini merupakan sesuatu yang sangat berarti, sehingga sulit dilupakan.
Baca Juga: Mengenal Pengertian Istilah Peradilan Bebas
Jadi, kesimpulannya kejadian masa lalu yang tersimpan dalam memori otak dan dijadikan referensi dalam mengambil keputusan dikenal dengan istilah anchoring. Semoga bermanfaat. (Anne)
