Nama Lain dari Bank Sentral dalam Istilah Ekonomi

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bank sentral dinamakan juga dengan bank sirkulasi. Istilah ini mungkin memang belum banyak dikenal orang. Sebagian orang malah menganggap bahwa bank sentral sama dengan bank umum. Padahal dua jenis bank tersebut memiliki beberapa perbedaan.
Bank sentral adalah lembaga keuangan yang bertanggung jawab atas pengaturan dan pelaksanaan kebijakan moneter suatu negara. Sedangkan bank umum menyediakan berbagai layanan perbankan kepada masyarakat umum, perusahaan, dan institusi lainnya.
Alasan Bank Sentral Dinamakan Juga dengan Bank Sirkulasi
Dalam ilmu ekonomi, bank sentral dinamakan juga dengan bank sirkulasi. Alasannya karena bank sentral memiliki kewenangan dan tanggung jawab untuk mengawasi sirkulasi mata uang suatu negara, baik yang berbentuk kertas maupun logam.
Pengaturan peredaran mata uang tersebut dilakukan untuk mencegah fluktuasi nilai mata uang. Selain itu, bank sentral juga bertanggung jawab atas distribusi uang tunai kepada masyarakat. Serta memastikan bahwa kebutuhan masyarakat akan uang fisik terpenuhi.
Meskipun bank sirkulasi tidak memiliki otoritas untuk mencetak uang baru, mereka bertanggung jawab untuk mengelola persediaan uang tunai yang ada. Termasuk otoritas untuk menarik kembali mata uang dari peredaran.
Tugas utama bank sentral meliputi pengawasan dan pengendalian sistem keuangan. Selain itu juga menjaga stabilitas nilai mata uang, dan mengatur inflasi.
Berdasarkan Central Bank Policy: Theory and Practice, Perry Warjiyo, Solikin M. Juhro, 2019, beberapa fungsi utama bank sentral meliputi:
Untuk merancang dan melaksanakan kebijakan moneter yang bertujuan untuk menjaga stabilitas harga dan pertumbuhan ekonomi yang seimbang.
Memiliki otoritas untuk menciptakan uang tunai dan menetapkan jumlah uang yang beredar di masyarakat.
Mengawasi dan mengatur bank-bank komersial serta lembaga keuangan lainnya untuk memastikan stabilitas sistem keuangan dan melindungi kepentingan nasabah.
Menyediakan likuiditas bagi sistem keuangan dengan memberikan kredit kepada bank-bank komersial dan lembaga keuangan lainnya.
Baca Juga: Bank Umum: Pengertian dan Fungsinya
Itulah tadi alasan bank sentral dinamakan juga dengan bank sirkulasi. Bank sirkulasi harus memantau dan mengelola persediaan uang tunai mereka dengan cermat untuk memastikan bahwa pasokan uang tunai tetap cukup di pasar dan mengantisipasi fluktuasi permintaan. (DNR)
