Konten dari Pengguna

Nama Lain Pemanasan dalam Senam Irama dan Tujuannya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Nama Lain Pemanasan dalam Senam Irama Adalah Warming Up. Foto Hanya Ilustrasi. Sumber Foto: Unsplash.com/Anupam Mahapatra
zoom-in-whitePerbesar
Nama Lain Pemanasan dalam Senam Irama Adalah Warming Up. Foto Hanya Ilustrasi. Sumber Foto: Unsplash.com/Anupam Mahapatra

Sebelum melakukan olahraga apapun sebaiknya melakukan pemanasan terlebih dahulu agar tidak terjadi cedera. Termasuk ketika akan melakukan olahraga senam irama. Nama lain pemanasan dalam senam irama adalah warming-up.

Secara umum ada beberapa tujuan dari adanya pemanasan sebelum melakukan sebuah olahraga. Mulai dari melakukan peregangan hingga mencegah adanya cedera pada tubuh.

Nama Lain Pemanasan dalam Senam Irama Adalah Warming Up

Nama Lain Pemanasan dalam Senam Irama Adalah Warming Up. Foto Hanya Ilustrasi. Sumber Foto: Unsplash.com/Danielle Cerullo

Nama lain pemanasan dalam senam irama adalah warming up. Pemanasan adalah tahapan senam irama yang pertama dan sangat penting untuk dilakukan sebelum melakukan gerakan inti.

Dikutip dari buku Pendidikan Jasmani, Irwansyah, (2013), tujuan pemanasan adalah untuk meningkatkan suhu tubuh, melancarkan sirkulasi darah, mengembangkan paru-paru, meningkatkan detak jantung secara bertahap, melenturkan otot-otot dan sendi-sendi, serta mencegah cedera.

Pemanasan dalam senam irama biasanya dilakukan selama 5-10 menit dengan gerakan yang melibatkan seluruh anggota tubuh, mulai dari kepala, leher, pundak, tangan, kaki, dan bahu.

Pemanasan dapat dibedakan menjadi dua jenis, yaitu pemanasan statis dan pemanasan dinamis.

1. Pemanasan Statis

Pemanasan statis adalah gerak pemanasan yang dipadu dengan peregangan. Gerakan ini bisa dimulai dari peregangan anggota tubuh bagian atas (kepala, leher, dan pundak). Lantas secara bertahap diikuti peregangan bagian lainnya yang lebih bawah hingga kaki.

Gerakan ini bisa dilakukan sebanyak 8 kali dalam 1 set. Fungsi gerakan pemanasan statis ialah menyiapkan otot-otot tubuh sebelum gerak lebih berat dan bertenaga dilakukan, sehingga risiko kram atau cedera bisa diminimalisir.

Contoh gerakan pemanasan statis dalam senam irama adalah sebagai berikut:

  • Kepala: Putar kepala ke kanan dan ke kiri secara bergantian sebanyak 8 kali.

  • Leher: Tarik leher ke depan dan ke belakang secara bergantian sebanyak 8 kali.

  • Pundak: Angkat pundak ke atas dan turunkan ke bawah secara bergantian sebanyak 8 kali.

  • Tangan: Luruskan tangan ke depan dan tarik ke belakang secara bergantian sebanyak 8 kali.

  • Kaki: Tekuk kaki kanan ke belakang dan pegang pergelangan kaki dengan tangan kanan. Lakukan hal yang sama dengan kaki kiri. Ulangi sebanyak 8 kali.

2. Pemanasan Dinamis

Pemanasan dinamis adalah gerak pemanasan yang saling terkait dan berupa kombinasi. Gerakan ini bisa dilakukan dengan tanpa berpindah tempat atau dengan berpindah tempat.

Gerakan ini meliputi gerakan kepala, tangan, kaki, dan bahu yang selaras dengan irama musik. Fungsi gerakan pemanasan dinamis ialah meningkatkan koordinasi gerak antara anggota badan dan musik.

Contoh gerakan pemanasan dinamis dalam senam irama adalah sebagai berikut:

  • Kepala: Ayunkan kepala ke kanan dan ke kiri secara bergantian sesuai dengan irama musik.

  • Tangan: Ayunkan tangan kanan ke atas dan tangan kiri ke bawah secara bergantian sesuai dengan irama musik.

  • Kaki: Langkahkan kaki kanan ke depan dan kaki kiri ke belakang secara bergantian sesuai dengan irama musik.

  • Bahu: Putar bahu kanan ke depan dan bahu kiri ke belakang secara bergantian sesuai dengan irama musik.

Baca juga: 4 Pola Dasar Gerak Irama dalam Olahraga Senam Irama

Dari penjelasan di atas dapat diketahui bahwa nama lain pemanasan dalam senam irama adalah warming-up. Guna menghindari cedera, pastikan untuk selalu melakukan pemanasan sebelum berolahraga! (WWN)