Konten dari Pengguna

Nama Peneliti yang Pertama Kali Mengenalkan Sistem Binomial Nomenklatur

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Nama peneliti yang pertama kali mengenalkan sistem binomial nomenklatur adalah. Sumber: pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Nama peneliti yang pertama kali mengenalkan sistem binomial nomenklatur adalah. Sumber: pexels.com

Dalam ilmu sains, setiap makhluk hidup dimasukkan ke dalam kategori dengan kelompok tertentu dan memiliki nama ilmiahnya masing-masing. Umumnya, nama ilmiah ini terdiri dari dua suku kata atau dikenal dengan sistem binomial nomenklatur. Adapun nama peneliti yang pertama kali mengenalkan sistem binomial nomenklatur adalah Carolus Linnaeus.

Ia merupakan seorang peneliti yang mencetus adanya ara pemberian nama jenis makhluk hidup yang terdiri dari dua nama. Tentunya proses penamaan makhluk hidup ini tidak bisa dilakukan sembarangan karena tetap harus mengikuti kaidah yang sudah ada.

Siapa Nama Peneliti yang Pertama Kali Mengenalkan Sistem Binomial Nomenklatur?

Nama peneliti yang pertama kali mengenalkan sistem binomial nomenklatur adalah. Sumber: pexels.com

Mengutip dari Buku Siswa Ilmu Pengetahuan Alam SMP/MTs Kelas 7, Anik Astari dan Cahyani Eka Romadoni (2021:41), nama peneliti yang pertama kali mengenalkan sistem binomial nomenklatur adalah Carolus Linnaeus.

Adapun secara umum, sistem binomial nomenklatur merupakan cara pemberian nama suatu jenis makhluk hidup dengan dua kata. Kata pertama menunjukkan tingkatan marga atau genus. Sementara kata kedua menunjukkan tingkat jenis atau spesies.

Sedangkan kaidah-kaidah yang digunakan Carolus Linnaeus dalam melakukan klasifikasi makhluk hidup adalah sebagai berikut.

  1. Klasifikasi berdasarkan persamaan dan perbedaan ciri makhluk hidup atau disebut dengan klasifikasi naturalistik.

  2. Klasifikasi bersifat dikotom, yakni setiap tahap klasifikasi didasarkan pada ciri tertentu yang dikelompokkan dalam dua kelompok yang berbeda.

  3. Klasifikasi dilakukan berjenjang dan bersifat hierarkis atau disebut dengan klasifikasi taksonomi. Secara umum, klasifikasi ini disusun dalam 7 takson atau tingkatan.

Sementara itu, untuk penulisan nama ilmiah dari jenis makhluk hidup tertentu, akan menggunakan aturan berikut ini.

  • Huruf pertama pada kata pertama ditulis dengan huruf kapital, sedangkan huruf selanjutnya menggunakan huruf kecil.

  • Kata kedua menggunakan huruf kecil semua.

  • Kata pertama dan kata kedua terpisah oleh spasi.

  • Kedua kata dari nama ilmiah ditulis dengan huruf miring atau masing-masing diberi garis bawah.

  • Jika nama spesies terdiri lebih dari dua kata, maka kata kedua dan seterusnya harus disatukan dan ditulis dengan tanda penghubung.

  • Nama penemu ditulis dengan awal huruf besar dan tidak digaris bawahi dan tidak dicetak miring.

Baca Juga: Alasan Mengapa Seorang Peneliti Harus Bersikap Kritis

Dari ulasan di atas, bisa disimpulkan bahwa nama peneliti yang pertama kali mengenalkan sistem binomial nomenklatur adalah Carolus Linnaeus. Semoga informasi ini bermanfaat. (Anne)