Nama Penulis dan Teks Puisi Berjudul Aku yang Benar

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Indonesia dikenal sebagai salah satu negara yang berhasil melahirkan banyak penyair. Bahkan jika ditilik dari sejarahnya, ada banyak sekali penyair zaman dulu yang karyanya masih abadi dan menjadi legendaris hingga sekarang. Salah satunya adalah puisi berjudul Aku. Adapun puisi berjudul Aku merupakan karya dari Chairil Anwar. Untuk Anda yang ingin tahu informasi selengkapnya tentang puisi Aku, simak artikel ini, ya.
Teks Puisi Berjudul Aku Karya Chairil Anwar
Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya bahwa puisi berjudul Aku merupakan karya dari Chairil Anwar. Puisi ini pertama kali dibacakan pada bulan Juli 1943 di Pusat Kebudayaan Jakarta oleh Chairil Anwar sendiri. Namun, pada saat itu puisi Aku diterbitkan dengan judul Semangat. Tujuannya adalah untuk menghindari penyensoran dan menyebarkan gerakan kebebasan.
Adapun teks puisi berjudul Aku karya Chairil Anwar dikutip dari buku Super Complete SMP/MTs 7, 8, 9 karya Elis Khoerunnisa, Putriani Khairunnisa, dan Elisa Suhartini (2020:575) adalah sebagai berikut.
Kalau sampai waktuku
'Ku mau tak seorang 'kan merayu
Tidak juga kau
Tak perlu sedu sedan itu
Aku ini binatang jalang
Dari kumpulannya terbuang
Biar peluru menembus kulitku
Aku tetap meradang menerjang
Luka dan bisa kubawa berlari
Berlari
Hingga hilang pedih peri
Dan aku akan lebih tidak peduli
Aku mau hidup seribu tahun lagi!
Makna Puisi Aku Karya Chairil Anwar
Puisi Aku milik Chairil Anwar ini termasuk ke dalam jenis puisi lama, yakni puisi yang masih terikat dengan beberapa peraturan, seperti rima dan juga jumlah baris. Pada dasarnya banyak orang telah memaknai puisi ini dengan interpretasinya masing-masing.
Namun, Anda bisa memaknai puisi Aku sebagai bentuk puisi yang mengangkat tema perjuangan. Hal ini karena puisi tersebut ditulis pada masa penjajahan Jepang sehingga juga kerap disebut sebagai citra hidup dari seorang pejuang yang sedang melawan penjajahan.
Sosok pejuang yang digambarkan dalam puisi tersebut disebut memiliki sikap gigih dan pantang menyerah. Bahkan ketika peluru berhasil menembus tubuhnya, ia akan terus berjuang.
Nah, itu dia informasi singkat tentang teks puisi berjudul Aku yang merupakan karya dari penyair legendaris Indonesia, Chairil Anwar. Semoga bermanfaat, ya. (Anne)
