Konten dari Pengguna

Niat, Cara Sholat Itikaf, dan Amalan untuk Mendapat Lailatul Qadar

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Cara Sholat Itikaf (Foto: Mohammad Wasim | Unsplash.com)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Cara Sholat Itikaf (Foto: Mohammad Wasim | Unsplash.com)

Umat Islam menjalankan ibadah puasa selama satu bulan pada bulan Ramadan. Pada 10 malam terakhir bulan Ramadan, umat Muslim melakukan sholat itikaf untuk bisa mendapatkan lailatul qadar. Bagaimana cara sholat itikaf?

Selain tata caranya, ada niat sholat itikaf yang juga perlu diketahui. Simak penjelasannya serta amalan untuk mendapat lailatul qadar berikut ini.

Niat dan Cara Sholat Itikaf

Ilustrasi Cara Sholat Itikaf (Foto: Masjid Pogung Dalangan | Unsplash.com)

Dikutip dari buku I’tikaf Penting dan Perlu oleh Al-Kubaisi (1994:22), menurut Ibnu ‘Arafah itikaf adalah menetap dalam masjid umum untuk bertaqarrub dalam jumlah terbatas dengan bershaum yang diniati dan dilakukan secara berkesinambungan minimal sehari semalam serta tidak boleh keluar kecuali untuk sholat Jumat atau keperluan tertentu yang dilarang untuk dilakukan dalam masjid seperti buang air kecil atau besar.

Ada tiga niat itikaf yang bisa dibaca sesuai dengan jenis itikaf yang dilaksanakan sebagai berikut:

1. Niat itikaf mutlak

Nawaitu an’itikafa fi hadzal masjidi lillahi ta’ala

Artinya: Aku berniat itikaf di masjid ini karena Allah Ta’ala.

2. Niat itikaf terikat waktu tidak terus-menerus

Nawaitu an i’tikaf fi hadzal masjidi yaumann lailan kamilann/shahran lillahi ta’ala

Artinya: Aku berniat itikaf di masjid ini selama satu hari/malam penuh/satu bulan karena Allah Ta’ala.

3. Niat itikaf terikat waktu terus-menerus

Nawaitu an i’tikaf fi hadzal masjidi sharan mutthathabiann

Artinya: Aku berniat itikaf di masjid ini selama satu bulan berturut-turut karena Allah.

Adapun tata cara sholat itikaf adalah:

  • Membaca niat.

  • Takbiratul ihram.

  • Membaca Surat Al Fatihah pada rakaat pertama, kemudian dilanjutkan dengan membaca Surat Al Ikhlas sebanyak 7 kali.

  • Rukuk.

  • I’tidal.

  • Sujud.

  • Duduk di antara dua sujud.

  • Sujud

  • Bangun untuk rakaat kedua dan membaca surat yang sama seperti rakaat pertama. Diawali dengan Surat Al Fatihah dan dilanjutkan dengan Surat Al Ikhlas sebanyak 7 kali.

  • Rukuk.

  • I’tidal.

  • Sujud.

  • Duduk di antara dua sujud.

  • Sujud

  • Tahiyat dan salam.

  • Setelah salam membaca istighfar sebanyak 70 kali. “Astaghfirullāha wa atūbu ilayhi,” artinya: "Aku memohon ampunan Allah dan aku bertobat kepada-Nya."

Baca juga: Itikaf di Masjid: Arti, Manfaat, dan Dalilnya

Amalan untuk Mendapat Lailatul Qadar

Selain melakukan itikaf, ada beberapa amalan yang bisa dilakukan untuk memperoleh lailatul qadar. Amalan tersebut antara lain adalah:

  • Perbanyak membaca Al-Quran, karena lailatul qadar adalah malam diturunkannya Al-Quran. Dengan mengkhatamkan Al-Quran, maka pahala yang diperoleh bisa berlipat ganda.

  • Perbanyak zikir kepada Allah SWT dan Nabi Muhammad SAW.

  • Perbanyak sedekah kepada sesama Muslim. Sedekah tidak harus bernilai tinggi, berapapun nilainya yang penting adalah niatnya.

  • Perbanyak sholat sunnah.

Demikian penjelasan mengenai cara sholat itikaf, niat, dan amalan untuk mendapat lailatul qadar di bulan Ramadan yang harus dipahami oleh semua umat Islam. (KRIS)