Konten dari Pengguna

Niat Mandi Wajib setelah Berhubungan Badan dan Tata Caranya dalam Islam

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Niat Mandi Wajib setelah Berhubungan Badan dan Tata Caranya. Sumber Unsplash/Muhammad Shah Zeb
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Niat Mandi Wajib setelah Berhubungan Badan dan Tata Caranya. Sumber Unsplash/Muhammad Shah Zeb

Niat mandi wajib setelah berhubungan badan dan tata caranya perlu diketahui umat muslim. Setelah melakukan mandi wajib untuk menyucikan hadas besar, maka seseorang dapat kembali melaksanakan ibadah.

Mandi wajib adalah mandi yang dilakukan ketika dalam keadaan junub. Salah satu yang menyebabkan keadaan junub yaitu persetubuhan atau hubungan suami istri.

Mengetahui Niat Mandi Wajib setelah Berhubungan Badan dan Tata Caranya

Ilustrasi Niat Mandi Wajib setelah Berhubungan Badan dan Tata Caranya. Sumber Unsplash/Kevin Baquerizo

Mandi wajib adalah mandi yang wajib dikerjakan karena sebab tertentu, dan dengan tata cara tertentu pula. Berdasarkan Buku Tuntunan Lengkap Salat Wajib, Sunah, Doa dan Zikir, Zakaria R. Rachman (2020:48), niat mandi wajib setelah berhubungan badan dan tata caranya adalah sebagai berikut.

1. Niat

Lafal niat untuk mandi wajib adalah sebagai berikut.

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ الْأَكْبَرِ فَرْضًا لِلَّهِ تَعَالَى

Nawaitul ghusla liraf'il hadatsil akbari fardhal lillaahi ta'aala.

Artinya: "Aku berniat mandi menghilangkan hadas besar wajib karena Allah Ta'ala".

2. Membasuh Kedua Tangan

Berdasarkan hadis dari Aisyah radhiyallahu'anha,

عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا اغْتَسَلَ مِنَ الْجِنَابَةِ يَبْدَأُ فَيَغْسِلُ يَدَيْهِ

Artinya: "Dari 'Aisyah radhiyallahu 'anha, bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, kalau beliau mandi karena junub, ia mulai membasuh kedua tangannya" (HR. Bukhari dan Muslim).

3. Membersihkan Kemaluan dengan Tangan Kiri

Sebagaimana dijelaskan dalam hadis berikut.

عن مَيْمُونَةً قَالَتْ ثُمَّ أَفْرَغَ بِهِ عَلَى فَرْجِهِ وَغَسَلَهُ بِشِمَالِهِ ثُمَّ ضَرَبَ بِشِمَالِهِ الْأَرْضَ

Artinya: "Kemudian beliau menuangkan air pada kemaluannya dan membasuhnya dengan tangan kirinya, lalu digosokkan tangannya pada tanah" (HR. Bukhari dan Muslim).

4. Berwudu

Sebelum mengguyurkan air, didahulukan dengan berwudu seperti wudu saat hendak melaksanakan salat.

5. Mengguyurkan Air ke Atas Kepala

Setelah wudu diikuti dengan meratakan air ke seluruh badan dimulai dari anggota bagian kanan, kemudian anggota bagian kiri dengan menggosoknya, lalu mengguyurkan air lagi sampai merata.

6. Membasahi Rambut

Sebagaimana sabda Nabi Muhammad saw kepada Aisyah ra dalam hadis berikut.

"Bahwa Nabi saw bersabda kepadanya, padahal dia sedang haid, 'Lepaskanlah rambutmu dan mandilah!" (HR. Ibnu Majjah).

7. Membasuh Kedua Kaki

Mencuci kaki masing-masing tiga kali dengan mendahulukan kaki kanan.

Baca juga: Tata Cara Mandi Wajib Setelah Haid dan Bacaan Niatnya

Demikian niat mandi wajib setelah berhubungan badan dan tata caranya. Tata cara mandi wajib diawali dengan bacaan niat untuk menghilangkan hadas besar.(DK)