Niat Puasa Ramadhan dan Artinya beserta Cara Mengamalkannya

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Lebih dari satu minggu kita melaksankan puasa Ramadhan 2023. Namun apakah Anda sudah mengetahui niat puasa Ramadhan dan artinya?
Jika belum, pada penjelasan kali ini akan memberikan bacaan niat puasa Ramadhan hingga cara mengamalkannya agar puasa kita sah.
Bacaan Niat Puasa Ramadhan dan Artinya
Secara bahasa, niat berasal dari kata al-qashd, yang artinya keinginan. Sementara secara istilah syar'i, niat didefinisikan sebagai azam atau tekad untuk mengerjakan suatu ibadah dengan ikhlas karena Allah, yang letaknya berada di dalam batin atau hati.
Maka dari itu, setiap Muslim dalam mengerjakan sebuah amalan harus diawali dengan niat. Sebagaimana yang dijelaskan dari Umar bin Khattab, ia berkata bahwa ia mendengar Rasulullah SAW bersabda,
“Sesungguhnya setiap amalan tergantung pada niatnya. Setiap orang akan mendapatkan apa yang ia niatkan.” (HR. Bukhari no. 1 dan Muslim no. 1907)
Adapun bacaan niat puasa Ramadhan dan artinya yang dikutip dari Buku Panduan Ibadah Ramadhan oleh Annisa Nurul Hasanah, Lc., S.Ag. (2018: 25), yakni:
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هذِهِ السَّنَةِ لِلهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma ghadin 'an ada'i fardhi syahri Ramadhana hadzihis sanati lillahi ta'ala.
Artinya: Aku berniat puasa esok hari demi menunaikan kewajiban bulan Ramadhan tahun ini karena Allah taala.
Cara Mengamalkan Niat Puasa Ramadhan
Niat puasa menjadi salah satu syarat wajib puasa. Al-Qodhi Abu Syuja dalam Matan Al-Ghayah wat Thaqrib menjelaskan rukun puasa adalah:
“Kewajiban puasa (rukun puasa) itu ada empat: (1) niat, (2) menahan diri dari makan dan minum, (3) menahan diri dari hubungan intim (jima’), (4) menahan diri dari muntah dengan sengaja.”
Maka dari itu, diwajibkan untuk mengucapkan niat sebelum sebelum subuh, agar puasanya sah. Sebagaimana dari Hafshoh, Nabi Muhammad SAW bersabda,
“Siapa yang belum berniat di malam hari sebelum subuh, maka tidak ada puasa untuknya.” (HR. An-Nasai no. 2333, Ibnu Majah no. 1700, dan Abu Daud no. 2454)
Selain itu, Nabi Muhammad SAW bersabda,
“Barangsiapa tidak niat untuk melakukan puasa pada malam harinya, maka tidak ada puasa baginya” (HR. An-Nasai no. 196 dan Baihaqi no 202)
Demikianlah penjelasan tentang niat puasa Ramadhan dan artinya lengkap dengan cara mengamalkannya. Dengan mengetahuinya, kita dapat mengamlkan niat puasa di atas secara tepat. Sehingga, puasa Ramadhan 2023 ternilai sah.(MZM)
