Niat Umroh Lengkap dengan Tata Cara, Syarat, dan Rukunnya

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pada tahun ini, kegiatan umrah kembali diselenggarakan. Tentunya, ini merupakan kabar gembira bagi umat Islam di Indonesia yang telah mendaftar umroh sejak lama. ibadah umroh memang sempat dibatasi akibat adanya pandemi COVID-19. Sebelum berangkat ke Tanah Suci, sebaiknya Anda mempersiapkan diri semaksimal mungkin, mulai dari persiapan fisik, mental, dan keuangan.Selain itu, penting sekali untuk mengetahui niat, syarat, rukun, dan tata cara umroh agar proses ibadah dapat berjalan lancar. Lalu, bagaimana niat umroh yang tepat? Tanpa basa-basi, mari simak penjelasannya lebih lanjut di artikel ini.
Membaca Niat Umrah
Niat perlu dilakukan untuk memantapkan hati dalam menjalankan ibadah. Berikut adalah niat umroh beserta artinya yang perlu diamalkan:
نَوَيْتُ العُمْرَةَ وَأَحْرَمْتُ بِهَا لِلهِ تَعَالَى لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ بعُمْرَة
nawaitul ‘umrata wa ahramtu bihi lillahi ta’ala labbaika Allahumma ‘umratan.
Artinya; Aku niat melaksanakan umrah dan berihram karena Allah Swt. Aku sambut panggilan-Mu, ya Allah untuk berumrah.
Syarat Umroh
Syarat umroh sebaiknya Anda pahami lebih dulu sebelum memutuskan untuk melakukan ibadah tersebut. Jika syarat tersebut tidak terpenuhi, maka kewajiban untuk menunaikan Umroh berpotensi akan gugur. Berikut adalah syarat umroh yang perlu dipenuhi.
• Beragama Islam (tidak murtad)
• Merdeka (bukan budak)
• Berakal (tidak gula)
• Baligh (dewasa)
• Mampu (secara fisik, mental, dan finansial)
• Bagi wanita tidak sedang dalam masaidah dan harus ada mahram
Rukun umroh
Secara garis besar, rukun umroh yaitu sebagai berikut:
• Ihram dan niat
• Tawaf
• Sa'i
• Tahallul
• Tertib
Tata cara Umroh
Berikut adalah tata cara umroh yang perlu dilakukan secara urut dan tertib:
1. Miqat
Miqat adalah upaya mempersiapkan diri, seperti mandi, menggunakan pakaian ihram, berwudhu dan melakukan sholat sunnah ihram. Setelah itu, membaca niat umroh sesuai dengan yang disebut di atas.
2. Menuju Masjidil Haram
Saat melakukan perjalanan ke Masjidil Haram, bacalah kalimat talbiyah seperti kebiasaan Rasulullah SAW saat umroh dan haji. Adapun bacaannya yakni sebagai berikut:
"Labbaik Allahumma labbaik, labbaika laa syariika laka labbaik, innal hamda wan ni'mata laka wal mulk laa syariika laka labbaik".
3. Thawaf
Mengutip buku Pintar Panduan Lengkap Ibadah Muslimah oleh Maksum (2012), thawaf merupakan salah satu rukun haji yang dilakukan sebagai salah satu inti kegiatan umroh. Kegiatan ini dilakukan dengan mengelilingi Ka'bah sebanyak 7 kali.
4. Sholat Dua Rakaat di Depan Maqom Ibrahim
Perlu diketahui bahwa yang dimaksud Maqom Ibrahim di sini bukanlah kuburan, melainkan suatu tempat yang pernah dipijak oleh Nabi Ibrahim dalam membangun Ka'bah.
5. Istirahat Sejenak dan Minum Air Zam-Zam
Sebelum minum air zam-zam, bacalah doa berikut:
"Allahumma Inni Asaluka 'Ilman Nafi'an Wa Risqon Waasi'an Wa Syifaa'an Min Kulli Daa'in Wa Saqomin Bi Romhatika Ya Arhamar Rohimiin".
Artinya: "Ya Allah, aku mohon kepadaMu ilmu pengetahuan yang bermanfaat, rizki yang luas dan sembuh dari segala sakit dan penyakit pikun dengan rahmatMu ya Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang
6. Sai
Sai adalah berlari-lari kecil dari Safa ke Marwah yang dihitung dalam satu kali perjalanan. Ibadah ini merupakan bentuk penghargaan Allah SWT kepada Siti Hajar yang berlari secara berulang kali karena mencarikan air untuk putranya, Nabi Ismail yang sedang menangis kehausan.
7. Tahallul
Tahallul adalah tahap akhir umroh yang dilakukan dengan mencukur rambut, baik untuk laki-laki maupun perempuan. Laki-laki dapat cukur hingga gundul, sementara wanita cukup sekadarnya saja.
Itulah tata cara, rukun, syarat, dan niat umroh di Makkah yang perlu dilakukan dengan tertib dan benar agar ibadah ini dapat diterima oleh Allah SWT. Niat umroh dilakukan pada saat sampai di miqot dan diiringi dengan bacaan talbiyah. (DLA)
