Konten dari Pengguna

Novel Termasuk dalam Jenis Buku Fiksi. Ini Penjelasannya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Novel Termasuk dalam Jenis Buku  Foto:Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Novel Termasuk dalam Jenis Buku Foto:Unsplash

Berdasarkan isinya, buku dapat dibedakan menjadi dua jenis, yaitu buku fiksi dan non fiksi. Novel termasuk dalam jenis buku fiksi.

Selama ini mungkin kita hanya membaca suatu buku tanpa mengenali jenisnya. Buku fiksi memiliki pengertian dan unsur yang berbeda dengan buku non fiksi.

Novel Termasuk dalam Jenis Buku Fiksi

Ilustrasi Novel Termasuk dalam Jenis Buku Foto:Unsplash

Secara umum, fiksi memiliki pengertian yaitu sebuah prosa naratif yang sifatnya imajinasi atau karangan non ilmiah dari penulis, dan bukan berdasarkan kenyataan. Novel termasuk dalam jenis buku fiksi.

Berdasarkan Buku Ajar Bahasa Indonesia untuk SMA/MA Tingkat Dasar yang disusun oleh Asyhari Dwi, Deri Nasrullah (2022:266), buku fiksi yaitu buku yang ditulis berdasarkan khayalan pengarang dalam bentuk cerita yang dapat memberi hiburan, ketentraman pikiran, dan ketenangan. Macam-macam buku fiksi sendiri yaitu:

  1. Novel.

  2. Kumpuan teks cerpen.

  3. Kumpulan teks drama.

  4. Kumpulan puisi.

  5. Telenovela.

Unsur Intrinsik dan Ekstrinsik Buku Fiksi

Unsur Intrinsik dalam buku fiksi meliputi:

  1. Tema, merupakan gagasan dasar umum yang menopang sebuah karya sastra. Tema adalah ide, pokok dasar, bagian inti, atau fokus yang menjiwai sebuah cerita.

  2. Tokoh atau penokohan, merupakan pelaku yang menjalin peristiwa dalam cerita. Tokoh dapat dibedakan menurut peranan atau tingkat pentingnya dalam cerita, yaitu tokoh utama dan tokoh tambahan.

  3. Latar. Unsur yang menunjukkan di mana dan kapan peristiwa-peristiwa dalam kisah itu berlangsung disebut latar (setting). Latar dibagi menjadi 3 kategori, yaitu latar lokasi, waktu, dan suasana.

  4. Alur, merupakan pola pengembangan cerita yang terbentuk oleh hubungan sebab akibat. Alur dapat dibagi menjadi pengenalan, konflik, puncak konflik, klimaks, dan pemecahan masalah.

  5. Amanat, merupakan sebuah pesan dari seorang penulis atau pengarang cerita kepada pembaca agar pembaca dapat bertindak atau melakukan sesuatu.

Sedangkan unsur ekstrinsik buku fiksi meliputi:

  1. Sampul buku

  2. Rincian subbab buku.

  3. Judul sub bab.

  4. Tema.

  5. Bahasa yang digunakan.

Baca juga: Contoh Resensi Novel Fiksi Romantis.

Novel termasuk dalam jenis buku fiksi, yaitu berisi cerita berdasarkan khayalan yang sifatnya imajinasi dan bukan berdasarkan kenyataan. Contoh novel antara lain Ayat-ayat Cinta, Dilan, Bumi Manusia, Cantik itu Luka, dan lainnya.(DK)