Nusantara Kapital atau Tidak? Ini Penjelasannya

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Nusantara kapital atau tidak? Nusantara adalah sebuah istilah yang digunakan untuk menyebut kepulauan di Indonesia. Indonesia adalah sebuah negara yang terdiri dari berbagai pulau dan wilayah perairan.
Nusantara adalah istilah yang lazim terdengar, baik di media, buku, atau dalam percakapan sehari-hari. Namun, masih banyak yang belum mengetahu bagaimana cara penulisannya, dengan huruf kapital atau tidak.
Nusantara Kapital atau Tidak?
Penulisan huruf kapital harus digunakan sesuai dengan kaidah Bahasa Indonesia yang baik dan benar. Menurut ejaan.kemdikbud.go.id, berikut ini fungsi huruf kapital.
1. Huruf Pertama pada Awal Kalimat
Contoh:
Apa maksudnya?
Tolong ambilkan buku itu!
Kita harus bekerja keras!
Pekerjaan itu akan selesai dalam waktu 1 jam.
2. Huruf Pertama Nama Orang, Termasuk Julukan
Contoh:
Amir Hamzah
Dewi Sartika
Jenderal Kancil
Bapak Koperasi
Huruf kapital tidak digunakan sebagai huruf pertama nama orang yang digunakan sebagai nama jenis atau satuan ukuran.
Contoh:
5 ampere
15 watt
ikan mujair
mesin diesel
3. Huruf Kapital Digunakan pada Nama Orang pada Teori, Hukum, dan Rumus
Contoh:
teori Darwin
teori Archimedes
teori Phytagoras
4. Huruf Kapital Digunakan untuk Huruf Pertama Nama Geografi
Contoh:
Benua Afrika
Asia Tenggara
Jazirah Arab
Gunung Semeru
Pegunungan Himalaya
5. Huruf Kapital Digunakan pada Huruf Pertama Unsur Nama Peristiwa Sejarah
Contoh:
Konferensi Asia Afrika
Perang Dunia II
Proklamasi Kemerdekaan Indonesia
Hari Pendidikan Nasional
Nusantara kapital atau tidak? Nusantara ditulis dengan huruf kapital pada awal kata karena Nusantara merupakan sebutan untuk kepulauan Indonesia.
Pengertian Nusantara
Nusantara dalam Bahasa Inggris disebut sebagai Archipelago. Menurut buku Wawasan Nusantara, Sri Widayarti, S.Pd. (2020: 3), Nusantara berasal dari kata nusa yang berarti pulau-pulau dan antara yang berarti di antara. Nusantara adalah sebutan atau nama gugusan pulau-pulau yang berada di antara dua benua, yakni Benua Asia dan Benua Australia.
Kata Nusantara pertama kali digunakan pada masa kerajaan Singasari (1222-1292 M). Kata Nusantara digunakan untuk menyebut wilayah atau daerah-daerah di luar Pulau Jawa.
Kata Nusantara juga ditemukan dalam kitab Negarakertagama karya Mpu Prapanca yang ditulis pada masa pemerintahan Raja Hayam Wuruk dari Kerajaan Majapahit. Kitab ini mengisahkan perjalanan Raja Hayam Wuruk mengelilingi daerah kekuasaannya di luar Pulau Jawa.
Baca juga: Panduan Penulisan Huruf Kapital dalam EYD Edisi V
Nusantara kini masih dipergunakan untuk menyebut kepulauan Indonesia. Untuk itu, penting mengetahui penulisan Nusantara kapital atau tidak agar sesuai dengan kaidah Bahasa Indonesia. (IND)
