Orang yang Diberi Tugas untuk Mengumpulkan dan Membagikan Zakat

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Islam mengajarkan kita untuk senantiasa berbagi kepada sesama. Hal ini disebabkan oleh adanya hak orang lain di setiap rezeki yang kita dapatkan. Oleh sebab itu, sudah seharusnya kita melakukannya untuk meringankan beban saudara kita.
Salah satu cara yang bisa kita lakukan adalah zakat. Zakat sendiri merupakan hal yang wajib dilakukan apabila kita telah memenuhi kriteria tertentu. Lalu saat berzakat kita pasti bertemu dengan orang yang menerima zakat kita.
Orang yang diberi tugas untuk mengumpulkan dan membagikan zakat disebut amil zakat. Mari kita kenali orang tersebut lebih jauh di bawah ini. Namun sebelumnya, perhatikan uraian yang lebih lengkap terkait zakat terlebih dahulu.
Baca juga: Cara Menghitung Zakat Penghasilan dan Pihak yang Berhak Menerimanya
Apa itu Zakat?
Menurut buku Zakat, Infak, Sedekah oleh Gus Arifin (2011:3), zakat secara bahasa artinya adalah berkah, tumbuh, suci, baik, dan bersihnya sesuatu
Sedangkan zakat secara syara’ adalah hitungan tertentu dari harta dan sejenisnya di mana syara’ mewajibkan untuk mengeluarkannya kepada orang-orang fakir dan yang lainnya dengan syarat-syarat khusus.
Seperti yang sudah disebutkan di atas, zakat menjadi wajib bila seseorang telah memenuhi kriteria tertentu. Itu artinya, bila dilaksanakan mendapatkan pahala, namun bila tidak maka akan berdosa.
Siapa itu Amil Zakat?
Sudah disinggung sebelumnya bahwa amil zakat ialah orang yang mengumpulkan dan membagikan zakat kepada yang berhak. Meskipun terlihat sederhana, namun ada hal-hal yang perlu dilakukan amil zakat agar zakat bisa tersalurkan dengan tepat, seperti:
Mendata orang-orang yang wajib mengeluarkan dan berhak menerima zakat
Mengambil, mengumpulkan, dan memberikan zakat
Ilustrasi Orang yang Diberi Tugas untuk Mengumpulkan dan Membagikan Zakat disebut, Foto Pexels PixabayMencatat zakat yang masuk dan keluar
Menjaga zakat
Siapapun bisa menjadi amil zakat selama ia adalah seorang Muslim, sudah baligh, dan jujur. Selain itu, ada berbagai keutamaan yang bisa didapat dari seorang amil zakat, seperti:
Meneladani sifat sahabat Nabi
Disinggung dalam Alquran
Memperoleh pahala
Menjadi sarana dakwah
Demikian ulasan singkat mengenai zakat dan amil zakat yang bertugas mengumpulkan dan menyalurkan zakat. Apakah Anda berminat untuk menjadi amil zakat? (LOV)
