Konten dari Pengguna

Organisasi Negara-Negara Eskportir Minyak: Nama dan Sejarahnya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Organisasi Negara-Negara Eskportir Minyak, Sumber Unsplash Maria Lupan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Organisasi Negara-Negara Eskportir Minyak, Sumber Unsplash Maria Lupan

Beragam organisasi dibentuk oleh sekelompok negara untuk kepentingan bersama. Misalnya adalah organisasi negara-negara eksportir minyak.

Organisasi ini diikuti oleh sejumlah negara yang mempunyai cadangan minyak bumi cukup banyak sehingga bisa dikirim ke luar negeri. Salah satunya adalah Venezuela.

Nama Organisasi Negara-Negara Eksportir Minyak

Ilustrasi Organisasi Negara-Negara Eskportir Minyak, Sumber Unsplash WORKSITE Ltd.

Menurut Daya Saing Indonesia di Era Globalisasi, Ir. Helena Ras Ulina Sembiring, M.Si., Dr. Ima Rohimah, M.Pd (2021: 19), nama organisasi negara-negara eksportir minyak adalah OPEC. OPEC ialah singkatan dari Organitation of Petrolium Exporting Countries.

Organisasi ini awalnya hanya mempunyai lima negara anggota, yaitu Irak, Kuwait, Iran, Arab Saudi, dan Venezuela. Namun kini, ada 12 negara yang menjadi anggotanya, yaitu:

  • Arab Saudi

  • Kuwait

  • Guinea Khatulistiwa

  • Kongo

  • Aljazair

  • Gabon

  • Venezuela

  • Uni Emirat Arab

  • Iran

  • Irak

  • Nigeria

  • Libya

Indonesia juga pernah bergabung organisasi ini pada tahun 1962. Namun, Indonesia pernah keluar pada tahun 2009 karena menurunnya produksi minyak.

Pada 2016, Indonesia bergabung lagi dan keluar pada tahun yang. Hal ini disebabkan organisasi tersebut menetapkan kebijakan pemangkasan produksi minyak global yang tak sesuai dengan situasi Indonesia.

Sejarah Organisasi Negara-Negara Pengskepor Minyak

Ilustrasi Organisasi Negara-Negara Eskportir Minyak, Sumber Unsplash Arvind Vallabh

OPEC didirikan pada tanggal 14 September 1960 di Baghdad, Irak. Pada saat itu, Venezuela, iran, Irak, Arab Saudi, dan Kuwait sepakat untuk menandatangani perjanjian pembentukan organisasi ini.

Pembentukan organisasi tersebut berawal dari keputusan perusahaan minyak besar yang bernama The Seven Sisters untuk menurunkan harga minyak mentah. Hal ini mengancam pendapatan berbagai negara yang kegiatan ekonominya berpusat di perminyakan.

Keputusan ini diambil secara sepihak dan tidak disetujui oleh beberapa negara. Akhirnya, OPEC pun didirikan untuk berkoordinasi terkait kebijiakan perminyakan. Dengan demikian, harga miinyak di pasar global tetap stabil.

Keberadaan OPEC semakin terasa pada era 1970-an. Saat itu, OPEC menerapkan embargo minyak pada Amerika Serikat. Alhasil, krisis energi pun terjadi pada 1973.

Baca juga: 5 Nama Organisasi Internasional dan Tugasnya

Jadi, nama organisasi negara-negara eksportir minyak adalah OPEC. Organisasi ini sudah ada sejak tahun 1960 dan masih eksis sampai sekarang. (LOV)