Konten dari Pengguna

Pahala Puasa Nisfu Syaban bagi Mereka yang Melaksanakannya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 3 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Puasa. Sumber: Pavel Danilyuk/Pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Puasa. Sumber: Pavel Danilyuk/Pexels.com

Puasa Nisfu Syaban merupakan puasa sunah yang dikenal oleh banyak umat Muslim. Namun, kebenaran tentang adanya puasa sunah Nisfu Syaban masih diperdebatkan sebab ada pendapat yang mengatakan bahwa puasa Nisfu Syaban itu adalah sunah dan ada pula pendapat yang mengatakan bahwa tidak ada dalil puasa di tanggal tertentu. Untuk itu mari kita simak ulasan tentang puasa Nisfu Syaban serta pahala puasa Nisfu Syaban selengkapnya berikut ini.

Dalil tentang Puasa Nisfu Syaban

Sebelum memasuki pembahasan lebih lanjut tentang dalil puasa Nisfu Syaban, kita perlu memahami bahwa belajar agama harus bersama guru baik itu guru agama, guru ngaji, maupun ustaz. Hal ini penting dilakukan supaya alur berpikir kita menjadi lurus, terbimbing, dan terarah. Semoga Allah membantu kita untuk mempelajari agama-Nya dengan sebaik-baiknya, aamiin.

Hadist tentang anjuran menunaikan puasa Nisfu Syaban di tanggal tertentu atau malam pertengahan bulan Syaban dikategorikan sebagai hadis yang lemah. Adapun hadis shahih tentang anjuran berpuasa di bulan Syaban yang dilansir dari buku Kumpulan Artikel Sya’ban dan Ramadhan karya Ammi Nur Baits tahun 2015, yaitu sebagai berikut.

“Terkadang Nabi SAW puasa beberapa hari sampai kami katakan, ‘Beliau tidak pernah puasa dan terkadang beliau tidak puasa terus, hingga kami katakan: Beliau tidak melakukan puasa. Dan saya tidak pernah melihat Nabi SAW berpuasa sebulan penuh kecuali di bulan Ramadhan, saya juga tidak melihat beliau berpuasa yang lebih sering Ketika di bulan Syaban.” (HR. Al Bukhari dan Muslim)

Aisyah mengatakan, “Belum pernah Nabi SAW berpuasa satu bulan yang lebih banyak daripada puasa bulan Sya’ban. Terkadang hamper beliau berpuasa Sya’ban sebulan penuh.” (HR. Al Bukhari dan Muslim)

Berdasarkan hadist tersebut dapat dipahami bahwa Rasulullah Saw memang melakukan ibadah puasa di bulan Syaban, tetapi tidak melakukannya secara khusus di tanggal tertentu. Lantas, mengapa umat muslim dianjurkan untuk berpuasa di bulan Syaban?

Bulan. Sumber: Flickr/Pexels.com

Mengapa Muslim dianjurkan untuk Puasa di Bulan Syaban?

Bulan Syaban merupakan bulan dalam Kalender Hijriah yang terletak di antara bulan Rajab dan Ramadhan. Islam mengajarkan bahwa bulan inimerupakan bulan Ketika amal-amal diangkat menuju Rab Semesta alam. Oleh sebab itu, Rasulullah Saw ingin Ketika amalnya diangkat, beliau dalam kondisi melakukan puasa. Wallahu a’lam bish-shawab.

Jadi, bila kita ingin mendapatkan kebaikan pahala puasa Nisfu Syaban atau puasa di bulan Syaban maka kita dapat melakukan puasa bulan Syaban sebagaimana yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW. Bulan Syaban di tahun ini akan berlangsung mulai tanggal 4 Maret sampai dengan tanggal 2 April 2022. Sekian informasi seputar puasa Syaban kali ini. Kebenaran hanya milik Allah SWT, semoga Allah membimbing kita dalam nikmat iman Islam dan pengetahuan yang cukup. (AA)