Konten dari Pengguna

Pantun: Pengertian, Ciri-Ciri, Struktur, dan Contohnya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi untuk Tuliskan Pengertian dari Pantun. Sumber: Unsplash/Thought Catalog
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi untuk Tuliskan Pengertian dari Pantun. Sumber: Unsplash/Thought Catalog

Tuliskan pengertian dari pantun! Terdapat banyak jenis karya sastra yang perlu dipelajari. Salah satu bentuk karya sastra tersebut adalah pantun. Pantun masih populer di masyarakat hingga saat ini.

Ada beberapa ciri pantun yang membedakannya dengan jenis karya sastra lain. Salah satu ciri tersebut adalah pantun terdiri dari empat baris setiap baitnya.

Tuliskan Pengertian dari Pantun!

Ilustrasi untuk Tuliskan Pengertian dari Pantun. Sumber: Unsplash/Debby Hudson

Tuliskan pengertian dari pantun! Dikutip dari Think Smart Bahasa Indonesia untuk Kelas X SMA/MA, Kusmayadi (2008:61), pantun adalah puisi lama yang memiliki sampiran dan isi. Pantun juga merupakan puisi lama Melayu yang memiliki empat larik dalam satu bait.

Struktur pantun terdiri dari dua bagian, yaitu sampiran dan isi. Berikut adalah penjelasannya.

1. Sampiran

Sampiran merupakan bagian yang pembuka yang berfungsi mempersiapkan bagian isi. Sampiran bisa saja tidak berhubungan dengan isi, namun sampiran memberikan gambaran bunyi isi dari pantun. Biasanya, sampiran menggunakan kalimat yang menarik agar pendengar atau pembaca tertarik.

2. Isi

Isi pantun merupakan inti dari pikiran orang yang menciptakan pantun tersebut. Hal yang ingin disampaikan oleh pembuat pantun akan dituangkan pada bagian ini. Isi pantun harus memiliki rima yang sama dengan sampiran supaya pantun enak didengar.

Ciri-Ciri dan Contoh Pantun

Ilustrasi untuk Tuliskan Pengertian dari Pantun. Sumber: Unsplash/Thought Catalog

Pantun memiliki ciri-ciri khusus yang membedakannya dengan bentuk karya sastra lainnya. Berikut beberapa ciri pantun.

  • Setiap bait pantun terdiri dari empat larik, kecuali karmina dan talibun.

  • Setiap larik pantun terdiri dari 8 hingga 12 suku kata.

  • Memiliki sampiran dan isi.

  • Berpola rima a-b-a-b atau rima silang.

  • Pantun selesai dalam satu bait.

  • Pantun tidak diteruskan pada baik selanjutnya, kecuali jika saling berkaitan.

  • Isi pantun mengandung pengungkapan perasaan.

Pantun dibagi menjadi beberapa jenis. Berikut beberapa jenis pantun dan contohnya.

1. Pantun Cinta

Pantun cinta berisi pesan tentang cinta, perasaan rindu, dan keromantisan antara dua orang yang jatuh cinta. Contoh.

Meskipun danau dikayuh

Tapi tetap terasa sama

Meskipun engkau jauh

Tapi tetap aku cinta

2. Pantun Nasihat

Pantun nasihat berisi pesan moral atau bertujuan untuk mendidik. Contoh.

Pergi tamasya ke Kota Bandung

Jangan lupa mengajak daku

Kalau kamu merasa bingung

Jangan lupa membaca buku

Baca juga: Mengenal Jenis-Jenis Karya Sastra yang Tergolong Karangan Fiksi

Tuliskan pengertian dari pantun! Materi mengenai pantun tersebut bisa dipelajari agar semakin mengerti karya sastra. (KRIS)