Pelajaran Besar yang Dapat Kita Ambil dari Perjuangan Sultan Hasanuddin

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sebutkan pelajaran besar yang dapat kita ambil dari perjuangan Sultan Hasanuddin! Sultan Hasanuddin merupakan salah satu pahlawan nasional di Indonesia.
Sultan Hasanudin juga merupakan raja yang berasal dari kerajaan Gowa Tallo. Dahulu, Sultan Hasanuddin berjuang dalam melawan penjajahan Belanda. Dari perjuangannya tersebut, terdapat beberapa pelajaran penting yang dapat diambil oleh masyarakat Indonesia.
Jawaban Soal Sebutkan Pelajaran Besar yang Dapat Kita Ambil dari Perjuangan Sultan Hasanuddin
Siapakah Sultan Hasanuddin? Sultan Hasanuddin adalah pahlawan nasional yang berasal dari Sulawesi.
Dikutip dari buku Sultan Hasanudin, Dumadi (1985), gelar pahlawan Nasional yang diberikan kepada beliau diteguhkan dengan Surat Keputusan Presiden Republik Indonesia tanggal 6 November 1973 No. 087/TK/Tahun 1973.
Selain memiliki gelar pahlawan nasional, Sultan Hasanuddin merupakan raja ke enam belas dari Kerajaan Islam Gowa Tallo. Sultan Hasanuddin memimpin kerajaan tersebut dari tahun 1653 hingga 1669.
Sultan Hasanuddin merupakan sesosok pemimpin yang sangat gigih dalam melawan Belanda. Lantas apa jawaban untuk soal “sebutkan pelajaran besar yang dapat kita ambil dari perjuangan Sultan Hasanuddin”?
Pelajaran besar yang dapat diambil dari Sultan Hasanuddin sebagai berikut.
Cinta Tanah Air
Memiliki kepercayaan diri untuk melawan penjajahan
Rela berkorban
Memiliki ketegasan
Memiliki keberanian sehingga dijuluki “Ayam Jantan dari Timur”
Sejarah Singkat Perjuangan Sultan Hasanuddin
Sultan Hasanuddin mahir dalam ilmu pemerintahan, diplomasi, dan juga strategi peperangan. Bagaimana sejarahnya?
1. Menjadi Raja Gota
Sultan Hasanuddin pertama kali diangkat menjadi raja pada tahun 1653. Setelah diangkat menjadi raja, ia meneruskan perjuangan ayahnya untuk melawan VOC atau Vereenigde Oostindische Compagnie.
Pada saat itu VOC melakukan monopoli perdagangan di Indonesia Timur. Sultan Hasanuddin bersama dengan Sultan Alauddin dan Sultan Muhammad Said akhirnya melakukan perlawanan kepada VOC.
2. Melawan Belanda dan Perjanjian Bongaya
Perlawanan dari Kerajaan Gowa membuat VOC berang. Suatu ketika, usaha VOC dalam menaklukan Kerajaan Gowa menemui jalan buntu. Belanda meminta bantuan untuk menambah pasukan. Sultan Hasanuddin yang melemah dan terdesak akhirnya menandatangani Perjanjian Bongaya
3. Turun Tahta
Setelah Belanda mengalahkan Kerajaan Gowa, pasukan Sultan Hasanuddin mundur dan menuju Benteng Kale Gowa. Pada akhirnya Sultan Hasanuddin memutuskan untuk turun takhta di tahun 1669.
Baca juga: Sejarah Singkat 2 Kerajaan Islam di Pulau Jawa
Demikian jawaban dari soal sebutkan pelajaran besar yang dapat kita ambil dari perjuangan Sultan Hasanuddin! Semoga penjelasan tadi dapat menambah ilmu sejarah Indonesia. (FAR)
