Pembahasan Soal dan Kunci Jawaban Tema 8 Kelas 5 Halaman 16

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Indonesia memiliki keanekaragaman rumah adat. Hal tersebut disebabkan oleh setiap daerah memiliki rumah adat yang berbeda-beda. Pembahasan terkait rumah adat dibahas lebih lanjut dalam soal dan kunci jawaban tema 8 kelas 5 halaman 16.
Setiap rumah adat memiliki ciri khas yang membedakannya dengan rumah adat daerah lain. Tipe atau jenis rumah adat pun disesuaikan dengan kondisi geografis daerah tersebut. Nah, artikel kali ini akan membahas lebih lanjut mengenai soal dan kunci jawaban tersebut.
Baca juga: Kunci Jawaban Tema 7 Kelas 2 Halaman 12 Lengkap
Soal dan Kunci Jawaban Tema 8 Kelas 5 Halaman 16
Dikutip dari buku Kreatif Tematik Tema 6 Cita-citaku Kelas IV untuk SD/MI yang ditulis oleh Tim Tunas Karya Guru, dkk, keanekaragaman rumah adat di Indonesia disebabkan oleh beragamnya daerah yang memiliki jenis rumah adat. Berikut adalah pembahasan soal dan kunci jawaban tema 8 kelas 5 halaman 16 agar kamu lebih paham:
Ayo Berdiskusi
Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut ini dengan berdiskusi bersama teman-teman kelompokmu.
Ceritakanlah secara singkat peristiwa pada teks “Rumah Betang Uluk Palin”.
Apa keunikan rumah betang?
Apa keunikan rumah adat di daerahmu?
Tulislah hasil diskusimu, lalu bacalah di depan kelompok lain dan bapak/ibu guru.
Jawaban:
1. Peristiwa yang terjadi pada teks “Rumah Betang Uluk Palin”:
Rumah Betang Uluk Palin adalah rumah adat suku Dayak. Letaknya berada di Kapuas Hulu, di daerah Kalimantan Barat. Rumah Betang Uluk Palin mempunyai ukuran panjang 268 meter dan dengan ketinggian 5-6 meter. Rumah Betang Uluk Palin ternyata dihuni lebih dari 500 jiwa yang terdiri atas sekitar 130 kepala keluarga. Pada tanggal 13 September 2014 rumah Betang Uluk Palin kebakaran dan tidak ada yang tersisa akibat kebakaran itu.
2. Keunikan rumah betang uluk palin:
Dihuni oleh lebih dari 500 jiwa yang terdiri atas sekitar 130 kepala keluarga.
Dibangun tinggi dari permukaan tanah untuk menghindari musuh, binatang buas atau banjir.
Bentuknya memanjang serta terdapat sebuah tangga dan pintu masuk ke dalam.
Tiga kali berpindah lokasi karena menyesuaikan dengan perubahan alur Sungai Uluk dan sungai Nyabau akibat erosi.
Dapat ditemui di pinggiran sungai-sungai besar yang ada di Kalimantan.
3. Daerahku berada di Jawa tengah. Nama rumah adat di daerahku adalah Joglo. Keunikan rumah adat di daerahku:
Rumah joglo memiliki dua bagian utama yaitu Pendopo sebagai tempat menerima tamu dan rumah bagian dalam.
Bentuk atap rumah joglo terdiri dari dua bidang, segitiga serta trapesium.
Atap rumah Joglo dibedakan menjadi dua yaitu, atap rumah Joglo Lambang Sari dan Lambang Gantung.
Masyarakat biasa umumnya membangun rumah Joglo dengan gaya Joglo Limasan, Joglo Sinom, Joglo Jompongan, Joglo Pangrawit.
Bangsawan tinggal di bangunan Joglo dengan gaya Joglo Semar Tinandhu, Joglo Mangkurat, dan Joglo Hageng.
Tiang pada rumah Joglo umumnya berjumlah 16. Tiang penyangga atap utama, disebut soko guru . Tiang penyangga bagian luar disebut soko rowo. Tiang-tiang penyangga atap bagian paling luar setelah soko rowo disebut soko emper.
Semoga soal dan kunci jawaban tema 8 kelas 5 halaman 16 di atas bermanfaat untuk belajar! (CHL)
