Pembahasan tentang Contoh Perubahan Fisika

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Fisika sebagai bagian mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), biasanya sudah dipelajari oleh siswa tingkat SMP hingga ke perguruan tinggi. Dalam fisika, terdapat materi tentang contoh perubahan fisika. Agar dapat lebih memahami materi tersebut, simaklah pembahasan berikut.
Perubahan yang biasanya terjadi dalam fisika adalah perubahan zat (sesuatu yang mempunyai massa dan memenuhi ruang) dimana dalam perubahan tersebut biasanya terjadi perubahan berupa bentuk.
Dikutip dari buku Jago Fisika SMP karya Esvandiari (4:2007), Perubahan zat secara fisika adalah perubahan zat yang tidak menyebabkan terjadinya zat baru.
Baca juga: Kunci Jawaban dan Contoh Soal PAS Fisika Kelas 11 Semester 1
Contoh perubahan fisika
Berikut pembasan tentang contoh perubahan Fisika berdasarkan pengertian dan ciri-cirinya, yang menarik untuk diketahui.
Perubahan fisika terjadi tanpa adanya perubahan susunan materi, hanya berupa perubahan wujud saja, sehingga pada perubahan fisika tidak dihasilkan zat baru. Alhasil, materi berupa massa dan zat yang memenuhi ruang pun sebetulnya tidak berubah.
Mengutip buku Fisika SMP/MTS kelas VII karya Budi Suryati (54:2008), contoh perubahan fisika di antaranya pengkristalan, pelarutan, perubahan daya hantar listrik, dan perubahan daya hantar kalor.
Contoh perubahan fisika diantaranya ialah sebagai berikut:
Perubahan fisika akibat suhu contohnya ialah lilin meleleh, es mencair, minyak wangi menguap, kapur barus menyublim dan air dipanaskan menguap.
Perubahan fisika akibat tekanan atau perlakuan mekanis contohnya ialah beras ditumbuk jadi tepung beras, bijih kopi yang ditumbuk, kentang yang dipotong kecil-kecil, kain yang menjadi celana atau baju, kursi, meja, aluminium yang menjadi teko, sendok dan garpu.
Perubahan fisika akibat pencampuran contohnya ialah, gula, garam dam kopi yang dilarutkan di air.
Perubahan fisika akibat proses pengeringan contohnya ialah, cabai segar jadi cabai kering, sayur segar jadi layu dan baju yang basah dijemur jadi kering.
Sementara itu, golongan istilah untuk menyebut perubahan fisika biasanya disebut dengan istilah-istilah sebagai berikut:
Mencair: perubahan zat padat menjadi zat cair
Membeku: perubahan zat cair menjadi zat padat.
Mengembun: perubahan gas menjadi zat cair.
Menguap: perubahan zat cair menjadi gas.
Menyublim: perubahan zat padat menjadi uap.
Deposisi: perubahan atau pengkristalan adalah sebuah perubahan fase di mana gas berubah menjadi padat tanpa melewati fase cair.
Sebagai tambahan informasi, beberapa sifat fisika yang menjadi indikator terjadinya perubahan secara fisika antara lain warna, ukuran, wujud (padat, cair, gas), bau, rasa, titik didih, titik leleh, kelarutan, kelenturan, kekerasan dan daya hantar listrik serta panas.
Sifat fisika dapat diamati, diukur atau dirasakan langsung oleh panca indra. Selain itu, fisika juga dapat diukur menggunakan alat-alat tertentu.
Demikian pembahasan tentang contoh perubahan fisika. Semoga dapat menjadi pengetahuan sains yang bermanfaat. (ANG)
