Pembahasan tentang Urutan Tingkatan dalam Siaga Pramuka

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Siswa sekolah kerap diajarkan Pramuka sebagai salah satu bimbingan pembelajaran di luar jam sekolah. Untuk memahami tentang pramuka, maka harus mengetahui jawaban dari pertanyaan urutkan tingkatan dalam Siaga Pramuka.
Baca juga: Pengertian dan Macam-Macam Kode Kehormatan Gerakan Pramuka
Urutkan Tingkatan dalam Siaga Pramuka!
Mengutip Buku Panduan Pramuka Siaga karya Agus S, Dani dan Budi Anwari (12:2015) , Pramuka merupakan organisasi pendidikan non formal yang menyelenggarakan pendidikan kepanduan yang dilaksanakan Indonesia.
Dikutip dari Buku Saku Pandu Bermutu karya Rumisih (251:2022), urutan tingkatan dalam Siaga Pramuka adalah mula, bantu dan tata.
1. Siaga Mula
Mengutip ketentuan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, sSaga Mula diajarkan untuk mengenal aturan agama yang dianutnya dan agama serta budaya lain.
Dalam hal ini, Siaga Mula juga harus memiliki pengetahuan tentang dasar agama-agama seperti Islam, Katolik, Protestan, Hindu, dan juga Budha.
Selain itu, Siaga Mula juga harus mengenal Dwisatya dan Dwidarma, mengenal keluarganya sendiri, mengenal teman Pramukanya, mengenali berbagai teknologi, organ tubuh, kebersihan, kerapihan, kesehatan, mengetahui gerakan dasar dalam olah raga, dan juga dapat memelihara satu jenis tanaman atau binatang dalam waktu satu bulan.
2. Siaga Bantu
Selanjutnya adalah tingkatan pramuka siaga bantu, sebelumnya pada urutan siaga mula seorang pramuka hanya disyaratkan menjadi seorang yang memiliki kecakapan, sementara siaga bantu harus menjadi seseorang yang memahaminya.
Seorang pramuka siaga bantu harus memahami aturan agama yang dipeluknya dan juga memahami makna toleransi agama lain.
Selain itu, siaga bantu juga harus bisa memahami makna dari Dwisatya dan Dwidarma, memahami aturan sosial yang berlaku di lingkungan sekitarnya, mulai bisa memanfaatkan teknologi, memahami fungsi organ tubuh, memiliki keterampilan Pramuka, dan dapat memelihara satu jenis tanaman atau binatang dalam waktu dua bulan.
3. Siaga Tata
Tingkatan terakhir adalah siaga tata, seorang pramuka siaga tata tidak hanya mengenal dan memahami berbagai kecakapan, namun juga diharapkan dapat mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Tak hanya itu, siaga tata juga diharapkan dapat mengamalkan nilai-nilai dalam Dwisatya dan Dwidarma, menaati aturan sosial di lingkungan sekitarnya, dapat mengamalkan berbagai keterampilan Pramuka, membiasakan hidup dengan teratur, bersih, rapi, dan juga sehat, serta dapat memelihara satu jenis tumbuhan atau hewan dalam waktu empat tahun.
Penggolongan Tingkatan dalam Pramuka
Sebagai tambahan informasi, Pramuka sendiri merupakan sebutan bagi anggota gerakan Pramuka yang meliputi; Pramuka Siaga, Pramuka Penggalang, Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega.
Berikut ini merupakan penggolongan tingkatan dalam Pramuka berdasarkan pemaparan di atas:
Pramuka Siaga adalah tingkatan untuk anggota Pramuka usia 7-10 tahun. Di sinilah tahapan Siaga Pramuka Mula, Bantu dan Tata dimulai.
Penggalang merupakan anggota muda Gerakan Pramuka yang berusia 11 – 15 tahun. Tingkatan umum Pramuka Penggalang ialah Penggalang Ramu, Rakit dan Terap.
Penegak merupakan anggota muda Gerakan Pramuka yang berusia 16 – 20 tahun. Tingkatannya terdiri dari Penegak Bantara dan Laksana.
Pandega merupakan anggota muda yang berusia 21 – 25 tahun yang disebut Senior Rover. Pandega mempunyai satu tingkatan yaitu Pandega.
Demikian pembahasan tentang pertanyaan urutkan tingkatan dalam Pramuka. Semoga dapat menjadi pemahaman yang bermanfaat. (ANG)
