Pengertian Agen Sosialisasi Remaja dan Jenis-jenisnya dalam Kehidupan

Konten dari Pengguna
23 Maret 2023 17:20
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi Agen Sosialisasi Remaja adalah, Foto Pexels Ivan Samkov
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Agen Sosialisasi Remaja adalah, Foto Pexels Ivan Samkov
Agen sosialisasi remaja adalah berbagai kelompok di sekitar remaja dan memengaruhi kehidupan mereka. Mengapa demikian? Mari kita bahas selengkapnya di bawah ini supaya kamu semakin paham.

Pengertian Agen Sosialisasi Remaja

Berdasarkan buku Detik-detik Fokus SBMPTN Soshum 2015 oleh Tim Zero Eduka (2014:184), agen sosialisasi adalah pihak-pihak yang melaksanakan atau melakukan sosialisasi. Jadi, agen sosialisasi remaja adalah semua pihak yang melakukan sosialisasi dengan para remaja.
Agen sosialisasi ini pun penting dan bisa memengaruhi kehidupan remaja di kehidupan saat ini maupun masa depan karena adanya proses pembentukan sikap serta perilaku lewat interaksi sosial yang terjadi di dalamnya.
Itulah mengapa, sebaiknya remaja berada di lingkungan yang mendukung dan baik bagi tumbuh kembangnya. Apalagi remaja masih tergolong labil dan belum mempunyai nilai-nilai yang ia pegang sendiri. Selain itu, remaja juga masih mencari jati diri mereka dan cenderung melakukan hal-hal untuk membuktikan diri sendiri.
Sebagai contoh, tak jarang kita mendengar banyak remaja akhirnya terjerumus ke pergaulan bebas akibat lingkungan. Di sisi lain, ada juga remaja yang tergerak untuk berbuat baik karena berada di lingkungan yang bermoral baik pula.
Ilustrasi Agen Sosialisasi Remaja adalah, Foto Pexels Cottonbro
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Agen Sosialisasi Remaja adalah, Foto Pexels Cottonbro

Jenis-jenis Agen Sosialisasi Remaja

Ada empat jenis agen sosialisasi remaja, yaitu:

1. Keluarga

Keluarga merupakan agen pertama yang akan mempengaruhi seorang individu. Oleh sebab itu, sebaiknya orang tua dan anggota keluarga lainnya mengajarkan hal-hal baik agar ia tumbuh menjadi remaja yang baik pula.

2. Teman Sebaya

Teman sebaya atau kelompok bermain juga menjadi agen sosialisasi yang berpengaruh pada kehidupan remaja. Seiring bertambahnya umur dan berkembangnya teknologi, maka lingkup teman sebaya seorang remaja pun semakin luas.

3. Media Massa

Akibat berkembangnya teknologi, kini media massa pun hadir dalam bentuk digital. Bahkan, media massa ini sangat mudah diakses sehingga menjadi agen sosialisasi yang tak kalah penting bagi para remaja

4. Pendidikan

Pendidikan yang dimaksud di sini bukan hanya pendidikan formal seperti sekolah saja, namun pendidikan lain seperti kursus dan lain sebagainya.
Selain berpengaruh pada kognitif remaja, pendidikan juga bisa menjadi agen sosialisasi yang membentuk perilaku remaja lewat hal-hal yang dipelajarinya
Jadi, agen sosialisasi remaja adalah seluruh pihak yang bersosialisasi dengan para remaja. Agen sosialisasi ini pun berpengaruh terhadap kehidupan karena dapat membentuk perilaku serta sikap mereka. (LOV)