Konten dari Pengguna

Pengertian Awan dan Proses Pembentukannya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi pengertian awan. Sumber: www.unsplash.com.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pengertian awan. Sumber: www.unsplash.com.

Pengertian awan adalah kumpulan partikel air atau es yang tampak di atmosfer. Awan merupakan bukti adanya air dan uap air di atmosfer.

Setiap melihat awan, masyarakat buru-buru menyiapkan payung atau jas hujan. Padahal awan tak selalu berarti hujan. Bagaimana penjelasannya?

Baca juga: Mengenal Jenis-jenis Awan dan Karakteristiknya

Pengertian Awan

Awan adalah pertanda akan hujan, tapi tak semua awan akan menjadi hujan. Dikutip dari buku Klimatologi Pertanian (2023) yang ditulis oleh Jujuk Juhariah dan kawan-kawan, jika awan tidak mengalami perubahan suhu, maka air akan turun mengikuti gravitasi bumi dan disebut hujan. Jika awan mendapat panas matahari maka akan menguap dan hilang.

Faktor-faktor yang mempengaruhi pembentukan awan adalah:

  1. Angin

  2. Tekanan udara

  3. Kelembaban udara

  4. Intensitas sinar matahari

Karena itu, jika ada awan yang berpotensi menjadi hujan, akan terasa hembusan angin yang lebih kencang dan dingin.

Proses Pembentukan Awan

Ilustrasi pengertian awan. Sumber: www.unsplash.com.

Masih dari buku yang sama, awan terbentuk ketika suatu paket udara yang mengandung uap air bergerak vertikal dan mengalami pendinginan atau kondensasi.

Beberapa gerakan vertikal yang menyebabkan tumbuhnya awan adalah:

  1. Pembentukan awan karena turbulensi mekanis. Jenis awan: awan-awan merata (stratus) dan awan-awan hujan (Nimbostratus, Altostratus dan Cumolonimbus).

  2. Pembentukan awan konvektif. Jenis awan: awan-awan rendah (Cumulus), Stratocumulus dan Cumolonimbus.

  3. Kenaikan karena orografi. Jenis awan: Cumulus dan Cumolonimbus.

  4. Pembentukan awan karena kenaikan lambat yang luas.

  5. Pembentukan awan di daerah front. Jenis awan: Nimbostratus, Altostratus, Cirostratus, Cumulus dan Cumolonimbus.

Sedangkan urutan proses pembentukan awan tersebut secara umum adalah :

  1. Terdapat suhu udara panas.

  2. Suhu udara yang panas membuat air menguap dan naik ke atmosfer.

  3. Uap air akan mengembang secara adibatik. Adiabatik adalah proses perubahan sistem tanpa pergantian kalor tapi suhu tidak tetap.

  4. Ketika mencapai ketinggian tertentu, suhunya turun, lalu terjadi pengembunan.

  5. Terjadi kondensasi, yaitu perubahan uap air menjadi tetesan air akibat adanya pengembunan.

Pengertian awan di atas memberikan gambaran bagaimana awan terjadi dan mana yang berpotensi menjadi hujan, baik hujan biasa maupun hujan lebat. Gabungan antara suhu udara, angin dan sinar matahari bisa dijadikan pertanda. Meski tak selalu tepat, tapi setidaknya bisa sedia payung sebelum hujan. (LUS)