Konten dari Pengguna

Pengertian Bullying, Jenis, dan Dampaknya bagi Korban

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Pengertian Bullying  Sumber Unsplash/Ilayza
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Pengertian Bullying Sumber Unsplash/Ilayza

Bullying merupakan masalah sosial yang semakin marak terjadi di masyarakat. Pengertian bullying perlu dipahami untuk meningkatkan kesadaran tentang pentingnya penanganan masalah sosial tersebut.

Tindakan bullying dapat berdampak negatif pada kesehatan mental dan fisik korban. Trauma yang ditimbulkan juga dapat memengaruhi kualitas hidup mereka di masa depan.

Memahami Pengertian Bullying

Ilustrasi Pengertian Bullying Sumber Unsplash/Icons8 Team

Perilaku bullying termasuk perilaku agresif yang serius dan patut diwaspadai. Berdasarkan buku Bullying dalam Perspektif Psikologi, Nur Irmayanti, Ardianti Agustin (2023:7), pengertian bullying berasal dari kata "bully", yaitu suatu kata yang mengacu pada pengertian adanya "ancaman" yang dilakukan seseorang terhadap orang lain.

Pada umumnya, korban bullying lebih rendah atau lebih lemah dari pelaku, dan akan mengakibatkan stress yang muncul dalam gangguan fisik atau psikis, ataupun keduanya.

Jenis-Jenis Bullying

Ilustrasi Pengertian Bullying Sumber Unsplash/Jakayla Toney

Berikut adalah beberapa jenis bullying yang sering diidentifikasi dalam studi psikologi.

1. Bullying Fisik

Korban mengalami kekerasan fisik seperti pukulan, tendangan, atau sentuhan kasar. Mereka mungkin juga diintimidasi dengan ancaman kekerasan fisik.

2. Bullying Verbal

Korban bullying verbal menerima serangan verbal, seperti penghinaan, ejekan, atau cacian dari pelaku. Bentuk-bentuk verbal bullying juga termasuk gosip, rumor, dan penghinaan online.

3. Bullying Psikologis

Korban bullying psikologis menerima ancaman, intimidasi, atau manipulasi yang dirancang untuk membuat mereka merasa tidak berdaya dan lemah.

Bentuk-bentuk bullying psikologis termasuk pengabaian, isolasi sosial, dan penggunaan teknologi untuk menyebarkan rumor atau gambar yang merendahkan.

4. Bullying Seksual

Korban bullying seksual menerima pelecehan seksual seperti komentar yang tidak senonoh, sentuhan yang tidak diinginkan, atau tekanan untuk melakukan tindakan seksual.

Bentuk bullying seksual juga termasuk penggunaan teknologi untuk menyebarkan gambar atau video seksual yang merendahkan.

5. Bullying Rasial atau Etnis

Korban bullying rasial atau etnis menerima diskriminasi dan kekerasan yang berkaitan dengan ras atau etnis mereka.

Dampak Psikologi Korban Bullying

Ilustrasi Pengertian Bullying Sumber Unsplash/Jerry Zhang

Berikut adalah beberapa dampak psikologis yang sering dialami oleh korban bullying.

  1. Korban bullying dapat merasa terisolasi dan tidak berdaya, yang dapat menyebabkan perasaan depresi dan kecemasan yang serius.

  2. Korban bullying seringkali merasa tidak berharga dan merasa tidak dihargai oleh orang lain, serta pantas dijadikan bahan olok-olok, karena tidak punya banyak teman.

  3. Korban bullying mungkin merasa sulit untuk mempercayai orang lain dan membentuk hubungan sosial yang sehat, serta menghindari interaksi sosial, karena takut dijauhi atau dilecehkan lagi.

  4. Korban bullying dapat mengalami gangguan tidur dan makan, karena tekanan yang mereka rasakan.

  5. Korban bullying mungkin mencari cara untuk mengatasi kecemasan dan depresi mereka dengan mengkonsumsi obat-obatan atau alkohol.

Baca juga: Fobia: Pengertian, Gejala, Cara Mengatasinya dalam Ilmu Psikologi

Pengertian bullying adalah perilaku agresi yang disengaja dan dilakukan berulang-ulang pada individu. Tujuannya untuk menyakiti korban, baik dalam bentuk verbal, fisik, maupun mental. (DK)