Konten dari Pengguna

Pengertian, Contoh dan Faktor Penyebab Xenosentrisme dalam Masyarakat

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Pengertian Xenosentrisme  adalah      Sumber www.unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Pengertian Xenosentrisme adalah Sumber www.unsplash.com

Dalam komunikasi antarbudaya, fungsi sosial dapat menjadi kurang efektif apabila dalam masyarakat ada yang menganut konsep etnosentrisme dan xenosentrisme. Xenosentrisme adalah kebalikan dari etnosentrisme. Simak pengertian, contoh, dan faktor-faktor penyebabnya melalui tulisan berikut ini.

Baca juga: Arti Adanya Paham Etnosentrisme di Antara Beberapa Suku Bangsa.

Xenosentrisme adalah...

Xenosentrisme dan Budaya Luar Negeri Sumber www.unsplash.com

Baik xenosentrisme maupun etnosentrisme berpotensi menjadi hambatan besar dalam membangun harmonisasi antarbudaya. Pengertian etnosentrisme sendiri terdapat dalam buku Komunikasi AntarBudaya: Panduan Komunikasi Efektif Antar Manusia Berbeda Budaya yang disusun oleh Ade Tuti Turistiati, Pundra Rengga Andhita (2021:7).

Dikutip dari buku tersebut, etnosentrisme adalah paham yang menganut suatu kebudayaan atau suatu kelompok suku bangsa lebih superior dari kebudayaan atau kelompok lain di luar mereka.

Jika etnosentrisme cenderung menganggap kebudayaan yang dimilikinya adalah yang terbaik dan terpenting, maka pada xenosentrisme berlaku sebaliknya. Pengertian xenosentrisme adalah pandangan yang menilai dan memandang segala sesuatu yang berasal dari luar negeri lebih baik daripada negeri sendiri.

Contoh dari sikap xenosentrisme adalah sebagai berikut.

  1. Lebih memilih menggunakan barang-barang produksi luar negeri.

  2. Mengagung-agungkan kebudayaan luar negeri seperti musik, film, dan tarian.

  3. Berbangga hati ketika makan di restoran luar negeri atau merk waralaba asing.

Faktor-Faktor Penyebab Xenosentrisme dalam Masyarakat

Contoh Xenosentrisme dalam Masyarakat Sumber www.unsplash.com

Paham xenosentrisme disebabkan oleh banyak faktor. Faktor-faktor penyebab xenosentrisme antara lain sebagai berikut.

  1. Terjadinya globalisasi di seluruh dunia.

  2. Ketidakmampuan pemerintah dalam melindungi, melestarikan, dan memanfaatkan kekayaaan budaya bangsa yang dimiliki.

  3. Berkembangnya praktik KKN (Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme) yang membuat generasi bangsa kehilangan harapan akan negaranya sendiri.

  4. Ketertinggalan Indonesia dengan negara lain di berbagai aspek.

Xenosentrisme dapat mengakibatkan dampak positif dan negatif bagi negara. Dampak positif xenosentrisme yaitu dapat memacu semangat untuk membangun negara lebih baik lagi di berbagai sektor, terutama bidang kebudayaan.

Sementara dampat negatif xenosentrisme antara lain munculnya krisis indentitas yang akan menghambat pembangunan, dan yang terburuk adalah ketidakmampuan produk dalam negeri menjadi tuan rumah di negara sendiri. Produk dalam negeri pun sulit untuk bersaing di era perdagangan bebas.

Jika pada etnosentrisme terdapat sikap memandang budaya sendiri lebih unggul, maka xenosentrisme adalah sikap yang memandang budaya negeri lain lebih baik. Mereka yang memiliki pandangan xenosentrisme akan lebih menyukai nilai dan produk budaya yang berasal dari luar negeri.(DK)