Pengertian dan Antonim Kasar dalam Bahasa Indonesia

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Seperti yang diketahui, bahasa Indonesia adalah bahasa nasional dan wajib dikuasai setiap warga Indonesia. Namun, banyak orang yang belum menguasai antonim dari sebuah kata, misalnya saja antonim kasar.
Padahal, kata kasar kerap ditemukan dalam percakapan sehari-hari. Oleh karena itu, antonim dari kata kasar juga perlu diketahui agar memudahkan dalam berkomunikasi dan menambah kosakata bahasa Indonesia.
Pengertian dan Antonim Kasar
Sebelum menjelaskan antonim kasar, perlu diketahui arti kata kasar lebih dulu. Salah satu cara terbaik untuk mengetahui arti kata adalah mengeceknya dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).
Dalam KBBI, kasar diartikan sebagai:
Agak besar; tidak halus
Contoh: Pasir kasar cocok untuk menutup jalan berlubang itu.
Bertingkah laku tidak lemah lembut
Contoh: Sambil memaki-maki dengan kasar, dia bersumpah.
Kasap; kesat; tidak halus waktu diraba
Contoh: Kertas ini kasar benar.
Tidak baik buatannya; gabas
Contoh: Bajunya merah tua, sarungnya tenun kasar, dan destarnya kain hitam.
Hanya dalam garis-garis besarnya (tidak dengan saksama, tidak dengan perincian yang teliti, hanya perkara yang besar-besar)
Contoh: Paling sedikit rencana itu sudah diwujudkan dalam bentuk kasar menurut kebutuhan atau pesanan.
Dapat diraba (dilihat, dan sebagainya)
Mentah, belum dibersihkan.
Antonim Kasar
Dikutip dari buku Panduan Resmi Tes Psikotes Terlengkap, Tim Bintang Psikologi (2018: 33), kasar memiliki antonim berupa halus, sopan, dan kabur.
Jenis-Jenis Antonim
Antonim atau lawan kata dibedakan menjadi beberapa jenis. Berikut ini penjelasannya.
1. Antonim Kembar
Antonim kembar merupakan kata yang bertentangan satu sama lain. Contoh dalam kalimat: senang >< sedih.
2. Antonim Hierarkis
Antonim hierarkis adalah kata yang memiliki makna bertentangan, namun berada dalam posisi bertingkat. Contoh: Januari, Februari, Maret, April, Mei.
3. Antonim Majemuk
Antonim majemuk mempunyai makna yang melibatkan banyak pertentangan kata. Sepatu ini berwarna ungu >< Sepatu itu berwarna hijau.
4. Antonim Relasional
Antonim relasional adalah bentuk kata yang mengandung pertentangan antara dua buah kata yang saling berkaitan. Contoh: timur >< barat, atas >< bawah, kiri >< kanan.
5. Antonim Gradual
Antonim gradual mempertentangkan dua kata yang melibatkan beberapa tingkatan makna kata itu sendiri. Contoh: Cepat >< lambat.
Baca Juga: Penjelasan Arti, Sinonim Peran, dan Contoh Kalimatnya dalam Bahasa Indonesia
Itulah penjelasan dari pengertian dan antonim dari kasar dalam bahasa Indonesia. Semoga penjelasan singkat di atas dapat menambah wawasan.(MZM)
