Konten dari Pengguna

Pengertian dan Ciri-Ciri Biografi dalam Karya Sastra

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Ciri-Ciri Biografi dalam Karya Sastra. (Foto: Nile by https://pixabay.com/id/)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Ciri-Ciri Biografi dalam Karya Sastra. (Foto: Nile by https://pixabay.com/id/)

Pengertian teks biografi adalah salah satu teks yang membahas riwayat hidup seorang tokoh. Ciri-ciri biografi adalah struktur terdiri dari bagian orientasi, peristiwa dan masalah, dan bagian reorientasi, berisi informasi fakta tentang tokoh tertentu yang disajikan dalam bentuk cerita atau narasi, serta isinya berdasarkan pengalaman atau kisah hidup seseorang yang diceritakan dalam teks biografi tersebut.

Teks biografi termasuk dalam jenis teks naratif, yang mana gagasan utama setiap paragrafnya tersebar dalam seluruh paragraf. Nah, artikel kali ini akan membahas lebih lanjut mengenai teks biografi dalam bahasa Indonesia.

Baca juga: Syarat Teks Biografi agar Menjadi Faktual

Mengenal Ciri-ciri Biografi dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia

Ilustrasi Ciri-Ciri Biografi dalam Karya Sastra. (Foto: kaboompics by https://pixabay.com/id/)

Terdapat enam ciri-ciri biografi yang perlu diperhatikan dalam penulisannya. Dikutip dari buku 1700 Plus Bank Soal Bahasa Indonesia SMA/MA-SMK yang ditulis oleh Yadi Mulyadi (2019: 97), berikut adalah ciri-ciri dari teks biografi dan kaidah kebahasaannya sebagai karya sastra:

  1. Penggunaan kata ganti (pronominal) seperti ia, -nya, mereka, kita, dan kami untuk menunjukkan partisipan yang terlibat dalam peristiwa yang ditulis.

  2. Kata kerja Tindakan digunakan untuk menjelaskan peristiwa-peristiwa atau perbuatan fisik yang dilakukan oleh tokoh. Misalnya, menjual, membuka, mengerjakan, memproduksi, dan membangun.

  3. Penggunaan kata deskriptif untuk memberikan informasi secara rinci tentang sifat-sifat tokoh. Kata-kata yang dimaksud adalah sederhana, bagus, tua, populer, dan penting.

  4. Penggunaan kata kerja pasif untuk menjelaskan peristiwa yang dialami tokoh sebagai subjek yang diceritakan. Misalnya, dijadikan, dianugerahkan, diberi, diterima, dan diikutkan.

  5. Penggunaan kata kerja mental untuk menggambarkan respons tokoh terhadap suatu Tindakan. Misalnya, menguasai, memahami, menyukai, menginspirasi, dan mencintai.

  6. Penggunaan kata penunjuk waktu, baik kata depan atau nomina yang berkenaan dengan urutan waktu untuk menjadi penunjuk waktu. Misalnya, sebelum, sudah, pada saat, kemudian, selanjutnya, sampai, hingga, pada tanggal, nantinya, selama, dan saat itu. Hal ini terkait dengan pola pengembangan teks biografi yang pada umumnya kronologis.

Ciri-ciri biografi diantaranya adalah berisi informasi fakta tentang tokoh tertentu yang disajikan dalam bentuk cerita atau narasi serta isinya berdasarkan pengalaman atau kisah hidup seseorang. Semoga informasi di atas bermanfaat! (CHL)