Konten dari Pengguna

Pengertian dan Ciri-ciri Distribusi Normal dalam Matematika

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Distribusi Normal, sumber foto (Nick Morrison) by unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Distribusi Normal, sumber foto (Nick Morrison) by unsplash.com

Dalam ilmu statistika, terdapat istilah distribusi normal yang sering disebut untuk menunjang penelitian. Distribusi ini juga berhubungan dengan distribusi probabilitas atau peluang.

Distribusi normal merupakan fungsi probabilitas yang menampilkan adanya penyebaran pada suatu variabel. Penyebaran normal sering digunakan sebagai bahan perhitungan tentang berbagai fenomena di dalam kehidupan sehari-hari.

Umumnya, digunakan sebagai perhitungan tinggi badan, distribusi ini digunakan untuk mengkalkulasi kesalahan, tekanan darah, nilai IQ, dan sebagainya. Dengan begitu, maka distribusi ini mengandung fungsi densitas. Bagi kamu yang sedang mempelajari statistika, sebaiknya pahamilah distribusi normal di artikel ini.

Baca juga : (Cara Menghitung Modus dalam Statistik dan Contoh Soalnya)

Pengertian Distribusi Normal

Ilustrasi Distribusi Normal, sumber foto (J Kelly Bruto) by unsplash.com

Apa yang dimaksud dengan distribusi normal? Mengutip buku Statistika Bimasakti oleh Yulianto & Setiadi (2020), distribusi normal dalam matematika adalah penyebaran yang umumnya dibuktikan dengan adanya grafik simetris berupa bell curve (kurva lonceng) yang menjadi simbol adanya distribusi secara merata. Dengan begitu, maka kurva akan naik pada bagian tengah dan menurun pada kedua sisi dengan nilai setara.

Distribusi normal juga dapat diartikan sebagai salah satu jenis distribusi variabel acak kontinu yang berbentuk lonceng atau grafik.

Distribusi normal ini dibuat dengan fungsi probabilitas yang kemudian digunakan untuk menunjukkan variasi atau penyebaran distribusi. Dengan begitu, maka fungsi yang nantinya akan dibuktikan dengan menggunakan suatu grafik simetris atau bell curve.

Ciri-Ciri Distribusi Normal

Distribusi normal memiliki sejumlah ciri-ciri yang membedakannya dengan jenis distribusi yang lainnya. Beberapa ciri-ciri tersebut yakni sebagai berikut:

  • Teori distribusi mempunyai nilai modus, mean, dan median yang sama. Itulah alasan kenapa distribusinya sering disebut sebagai unimodal.

  • Titik puncak kurva pada nilai rata-rata berada di posisi tengah. Sedangkan pada data distribusi, berada di sekitar garis lurus yang ditarik ke bawah.

  • Nilai rata-rata (mean) adalah nilai yang standar deviasinya menentukan lokasi dan bentuk distribusi tersendiri.

  • Total luas daerah yang berada di bawah kurva normal mempunyai nilai 1, yakni 1/2 pada sisi kanan dan ½ pada sisi kiri.

  • Kurva distribusi disimpulkan apabila 1/2 dari data populasi mempunyai nilai yang kurang dari angka rata-rata. Sedangkan bagian lainnya memiliki nilai yang jauh lebih besar.

  • Masing-masing ekor kurva pada kedua sisi bisa memanjang secara tak terbatas. ekor kurva di berbagai kasus distribusi bahkan bida memotong sumbu horizontal.

Pengertian dan sifat distribusi normal yang dibahas di atas bisa dijadikan pembelajaran untuk memahami seluk beluk statistika. Dengan begitu, maka penelitian yang berbasis data bisa dikerjakan dengan lebih mudah. (DLA)