Pengertian dan Ciri-Ciri Kelompok Sosial dalam Ilmu Sosiologi

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sebagai makhluk sosial, manusia membutuhkan interaksi dengan sesamanya. Hal ini termasuk bagian dari ciri-ciri kelompok sosial yang penting untuk dipahami. Kelompok sosial umumnya senantiasa berkomunikasi dan saling membantu sama lain. Mereka memiliki jalinan hubungan yang lekat dan telah terbentuk sejak lama. Umumnya, mereka memiliki suatu tujuan yang sama dan berupaya untuk mewujudkannya bersama-sama. Beberapa contoh dari kelompok sosial yakni seperti anggota keluarga, lembaga masyarakat, organisasi agama, lembaga Negara, dan lain sebagainya. Adapun pengertian dan ciri kelompok sosial akan dijelaskan lebih lanjut di artikel ini.
Pengertian Kelompok Sosial
Kelompok sosial merupakan sekumpulan manusia yang mempunyai kesadaran tentang keanggotaan dan umumnya berinteraksi secara intens. Kelompok sosial memiliki tujuan untuk mencapai nilai-nilai sosial yang diperlukan dalam struktur sosial di suatu masyarakat.
Kelompok sosial juga dimaknai sebagai proses interaksi atau komunikasi yang terjalin di dalam pertemuan dan saling berpengaruh pada masing-masing individu.
Unsur penting yang menjadi pembentuk dari kelompok sosial yaitu interaksi sosial, yang mana interaksi ini mampu menciptakan hubungan yang saling berdampak. Bahkan, hal ini bisa meningkatkan solidaritas antar anggotanya.
Mengutip buku 99,99% Sukses SBMPTN Soshum 2018 oleh Tim Tentor Master (2017), kelompok sosial terdiri dari dua jenis, yakni in group dan out group. In group merupakan kelompok sosial yang anggotanya terbentuk karena rasa simpati. Sedangkan out group merupakan lawan dari in group, yang mana sering melibatkan konflik hingga muncul perkelahian.
Ciri-ciri Kelompok Sosial
Kelompok sosial dalam masyarakat memiliki sejumlah ciri-ciri, di antaranya sebagai berikut:
Setiap individu memiliki motif, motivasi, dan dorongan yang sama.
Terdapat penegasan fungsi atau pembagian tugas, sehingga masing-masing anggota mempunyai kesadaran akan hak dan kewajibannya di dalam kelompok.
Terdapat akibat dari interaksi sosial yang dilakukan antaranggota.
Terwujudnya norma di dalam kelompok sesuai nilai-nilai yang dibawa oleh anggota.
Kepentingan yang sama dapat berjalan dan berproses.
Terdapat pergerakan yang dinamis di dalam aktivitas kelompok.
Fungsi kelompok sosial yaitu membantu memenuhi kebutuhan individu, baik berupa fisik maupun non fisik. Hadirnya kelompok sosial juga mampu menjadi penguat identitas dan membangun kekompakan dari segi sikap maupun perilaku. (DLA)
